jatim. , SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya bakal memanggil manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk meminta penjelasan terkait anak gajah Rocky berumur satu tahun yang ditunggangi untuk pelatihan dan perawatan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan dirinya telah menginstruksikan agar Asisten II Pemkot Surabaya dan Inspektorat turun tangan untuk menangani hal ini.
“Jadi, kami belum mendapatkan laporannya, ya, tetapi kami sudah meminta asisten II melakukan klarifikasi, untuk melakukan evaluasi. Apakah umur gajah segitu bisa ditumpangi atau tidak atau boleh dimanfaatkan apa tidak. Ini masih juga pemeriksaan di inspektorat. Nanti kami bawa hasilnya, ya,” kata Eri di Graha Sawunggaling, Senin (13/10).
Eri mengaku baru mengetahui ada anak gajah yang bisa ditunggangi. Maka dari itu, agar semua jelas dibutuhkan penjelasan oleh ahli dan pihak manajemen.
“Iya, baru pertama kali ini, tetapi sebenarnya aturan ini diperbolehkan apa tidak kita lihat,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, KBS buka suara terkait dugaan penyiksaan anak gajah bernama Rocky yang umurnya baru jalan 2 tahun.
Isu itu beredar di media sosial TikTok. Dalam unggahan tersebut memperlihatkan Rocky ditunggangi oleh satu orang pelatih gajah.
Menanggapi hal tersebut, Humas KBS Lintang Ratri Sunarwidhi membantah pelatih melakukan penyiksaan.
Dia menjelaskan Rocky dinaiki bertujuan untuk pelatihan agar gajah terbiasa dengan pawangnya sehingga memudahkan untuk melakukan perawatan dan penanganan medis.
“Gajah tersebut dinaiki hanya dalam waktu yang singkat dengan tujuan pelatihan agar terbiasa dangan perawatan dan penanganan,” kata Lintang saat dikonfirmasi, Sabtu (11/10).
Lintang juga menyampaikan pawang yang menaiki Rocky memiliki berat badan paling ringan.
“Pelatihan itu hanya dilakukan dalam waktu singkat,” kata Lintang.
Rocky Balboa merupakan gajah jantan KBS yang lahir pada Mei 2024. Bayi gajah Sumatra berjenis kelamin jantan itu merupakan buah perkawinan induk betina bernama Lembang dengan induk jantan bernama Doa. Rocky memiliki kakak bernama Gonzales. (mcr23/jpnn)