-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

CEO Nvidia: Jika Masih 20 Tahun, Akan Kuliah Jurusan Ini daripada Komputer

Jumat, 12 September 2025 | September 12, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-12T19:50:42Z

- CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan jika ia masih berusia 20 tahun ia akan lebih memilih kuliah di Jurusan Ilmu Fsika daripada Ilmu Software.

Pada Juli lalu Jensen melakukan perjalanan ke Beijing. Seorang jurnalis bertanya kepadanya.

"Jika Anda adalah versi Jensen yang berusia 22 tahun (yang) baru saja lulus hari ini di tahun 2025 tetapi dengan ambisi yang sama, apa yang akan Anda fokuskan?" tanya jurnalis itu, dikutip dari CNBC, Jumat (22/8/2025).

“Untuk Jensen yang masih muda, berusia 20 tahun, yang sudah lulus sekarang, dia mungkin akan lebih memilih ilmu fisika daripada ilmu perangkat lunak,” jawab Jensen.

Jensen Huang lulus kuliah 2 tahun lebih awal

Ia mengungkapkan fakta menarik bahwa sebenarnya dia lulus kuliah dua tahun lebih awal, pada usia 20 tahun.

Ilmu fisika merupakan cabang ilmu luas yang berfokus pada studi sistem tak hidup, meliputi fisika, kimia, astronomi, dan ilmu bumi.

Huang memperoleh gelar sarjana Teknik Elektro dari Oregon State University pada tahun 1984.

Ia kemudian meraih gelar Master dalam Teknik Elektro dari Stanford University pada tahun 1992. Sekitar setahun kemudian, pada April 1993, Huang mendirikan Nvidia bersama rekan insinyurnya, Chris Malachowsky dan Curtis Priem, sambil makan malam di restoran Denny’s di San Jose, California.

Di bawah kepemimpinan Jensen sebagai CEO, produsen chip tersebut kini telah menjadi perusahaan paling bernilai di dunia.

Kenapa fisika?

Jensen tidak membeberkan alasan pasti ia lebih memilih ilmu fisika. Namun, dijelaskan dalam situs resmi McGill University in Canada, fisika dan ilmu komputer adalah dua bidang yang saling melengkapi.

Namun fisika bisa disebut sebagai kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk mempelajari ilmu lanjutan.

Fisika memberikan perspektif pemecahan masalah analitis dan pemahaman dasar tentang alam. Sementara ilmu komputer meningkatkan kemampuan untuk membuat aplikasi praktis dan laku, selain memiliki minat teoretisnya sendiri.

Situs Montclair State University di AS juga menyatakan fisika merupakan landasan bagi ilmu pengetahuan alam lainnya (kimia, geologi, biologi, astronomi) dan penting untuk bisa memahami teknologi modern.

Inti dari fisika adalah kombinasi eksperimen, observasi, dan analisis fenomena menggunakan perangkat matematika dan komputasi.

Melalui fisika kita belajar untuk memahami hubungan matematika fundamental yang mengatur fenomena alam dan menerapkannya pada permasalahan yang menarik. Dalam kata lain tentang cara kerja dunia.

×
Berita Terbaru Update