-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Netflix Resmi Perpanjang Serial Kriminal Dept. Q ke Musim Kedua, Siap Dalami Kasus-Kasus Misterius Baru

Selasa, 19 Agustus 2025 | Agustus 19, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-20T04:05:14Z

PR Jepara – Netflix akhirnya memastikan serial kriminal Dept. Q akan berlanjut ke musim kedua. Serial ini dibintangi Matthew Goode sebagai Carl Morck, kepala inspektur detektif di Edinburgh yang dikenal jenius dalam memecahkan kasus, tapi sering dicap sebagai rekan kerja yang sulit.

Kabar perpanjangan ini langsung disambut antusias penonton, terutama setelah musim pertama berhasil mencuri perhatian lewat alur yang menegangkan dan karakter-karakter kompleks.

Dalam ceritanya, Morck selamat dari insiden penembakan yang merenggut nyawa seorang polisi muda dan membuat rekannya lumpuh. Trauma itu membuatnya dipindahkan ke unit cold case alias kasus dingin, di mana ia awalnya menjadi satu-satunya anggota.

Namun, dari situ justru lahir sebuah tim unik. Morck merekrut sejumlah orang yang dianggap “buangan” atau tersisih dari sistem kepolisian. Walau dianggap tidak cocok di lingkungan kerja formal, mereka punya semangat besar untuk membuktikan kemampuan.

Kebersamaan itu menjadi inti cerita, sekaligus memberikan warna berbeda pada Dept. Q dibandingkan drama kriminal lain yang cenderung hanya fokus pada investigasi.

Musim pertama yang tayang perdana Mei lalu memang sukses besar. Dengan skor 88 persen di Rotten Tomatoes dan bertahan enam minggu di daftar Top 10 Netflix , Dept. Q membuktikan kalau penonton masih haus dengan tontonan kriminal penuh intrik.

Terlebih, adaptasi dari novel Jussi Adler-Olsen ini menyajikan pendekatan khas Skandinavia yang gelap, dingin, dan penuh psikologi karakter.

Dalam musim perdana, kasus utama berpusat pada hilangnya seorang jaksa bernama Merritt Lingard, yang diperankan Chloe Pirrie. Selain Goode dan Pirrie, serial ini juga diperkuat Alexej Manvelov, Kelly Macdonald, dan Leah Byrne, membuat ensemble cast-nya terasa solid dan punya chemistry kuat.

Di balik layar, Dept. Q digarap serius oleh Scott Frank, sosok yang menulis, menyutradarai, sekaligus menjadi produser eksekutif bersama Rob Bullock dari Left Bank Pictures serta Charlotte Moore.

Netflix sendiri menugaskan Mona Qureshi dan Manda Levin untuk mengawasi jalannya produksi, memastikan standar kualitas tetap tinggi.

Perpanjangan musim kedua Dept. Q juga bisa dibaca sebagai strategi Netflix untuk menjaga dominasinya di genre kriminal, yang selama ini selalu punya basis penonton loyal.

Serial sejenis seperti Mindhunter atau Narcos membuktikan bahwa kisah kriminal dengan eksekusi matang mampu bertahan lama di ingatan penonton. Kini, Dept. Q diproyeksikan jadi salah satu katalog andalan baru.

Dengan kesuksesan yang sudah ditorehkan, musim kedua diperkirakan akan kembali menyajikan kasus lebih kelam, lebih personal, sekaligus memperlihatkan bagaimana Carl Morck dan timnya terus berhadapan dengan masa lalu mereka sendiri.

Bagi para penggemar, ini bukan sekadar serial kriminal, tapi juga kisah tentang luka, keterasingan, dan bagaimana orang-orang yang “tersisih” justru bisa menemukan tempatnya. ***

×
Berita Terbaru Update