-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

China Open 2025 - Fajar/Fikri 'Nodai' Tuan Rumah yang Sudah Sapu Bersih 4 Titel, Siap Habis-habisan Vs Anak Didik Herry IP

Sabtu, 26 Juli 2025 | Juli 26, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-27T07:10:50Z

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, melesat ke final China Open 2025.

Fajar/Fikri yang baru bertandem sejak Japan Open 2025 memupus asa ganda putra terbaik China, Liang Wei Keng/Wang Chang, 21-19, 21-17 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Sabtu (26/7/2025).

Kekalahan Liang/Wang gagal menyempurnakan final turnamen Super 1000 tersebut setelah akan terjadi derbi pada empat nomor yang sudah memastikan China sudah merebut empat gelar.

"Hari ini kami menerapkan permainan cepat dan memegang permainan depan. Kami juga tampil tanpa beban, bermain enjoy karena bukan pasangan asli," kata Fajar dalam siaran resmi PBSI.

Fajar/Fikri dipasangkan sejak Japan Open 2025 karena pasangan reguler Fikri, Daniel, tengah menjalani pemulihan cedera.

Sementara itu tandem Fajar, Muhammad Rian Ardianto tengah izin tidak bertanding karena keperluan keluarga.

"Tidak mudah bagi kami, karena selain melawan Liang/Wang, kami juga harus melawan satu stadion yang antusiasnya luar biasa mendukung pemain tuan rumah. Kami mencoba rileks dan mencoba lebih fokus saja," aku Fajar.

"Di sini saya mengakui peran Fikri sangat besar jadi saya hanya banyak mengingatkan poin demi poin. Fikri dengan cover yang sangat luar biasa, depan dan belakang."

Fajar/Fikri langsung mengambil alih permainan usai memimpin dengan selisih tiga sampai empat poin sejak skor 6-3 hingga 9-5.

Fajar/Fikri begitu tampil agresif sejauh ini dan cukup efektif dalam menyerang untuk menghasilkan poin. Keunggulan pasangan Indonesia masih berlanjut jelang interval dengan skor 10-6.

Liang/Wang sempat membalas dengan mencetak dua poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan.

Namun, pengembalian servis yang cerdik dari Fikri membawa ganda Indonesia unggul tiga poin pada interval gim pertama.

Keunggulan tiga angka Fajar/Fikri masih bertahan hingga kedudukan 12-9, tetapi jagoan tuan rumah itu berhasil mengejar dengan menyamakan skor menjadi 12-12 setelah angkatan bola dari pemain Indonesia keluar.

Tekanan bertubi-tubi dilancarkan Liang/Wang hingga berhasil menambah dua angka lagi untuk membalikkan keadaan menjadi 14-12.

Respons cepat dari Fajar/Fikri untuk segera kembali menyamakan kedudukan pada 15-15.

Ganda putra Indonesia bahkan berbalik unggul lagi setelah smes keras Fajar yang sempat terkena bibir net jatuh di area permainan lawan.

Fajar/Fikri mendapatkan momentum usai mampu memperlebar keunggulan menjadi dua poin pada skor 18-16 hingga 19-17.

Game point akhirnya lebih dulu didapat pasangan Indonesia dengan skor 20-18 lewat smes keras lurus Fikri yang tak mampu diantisipasi oleh Liang.

Sempat kecolongan satu poin, Fajar/Fikri berhasil menuntaskan gim pembuka setelah kesalahan dari Wang usai pengembalian bolanya jauh melebar.

"Kemenangan ini sangat berarti bagi saya bisa masuk final Super 1000. Sudah lama saya dan a Fajar tidak naik podium terutama di Super 1000. Semoga besok bisa dituntaskan menjadi podium tertinggi," tutur Fikri.

"Saya merasa berpasangan dengan a Fajar bisa membuat saya lebih tenang, lebih dewasa di dalam lapangan. Sebagai senior sejak di klub, dia benar-benar bisa ngemong dan membimbing saya."

"Besok (hari ini) di final akan bertemu Aaron/Soh, mereka luar biasa prestasinya tahun ini. Tidak mudah, tetapi kami akan habis-habisan," ujar Fajar.

×
Berita Terbaru Update