-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polda Aceh Pasang Starlink Pulihkan Komunikasi di Daerah Banjir dan Longsor

Senin, 01 Desember 2025 | Desember 01, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-02T06:10:14Z

KEPOLISIAN Daerah Aceh memasang perangkat Starlink untuk menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. Setelah sekitar lima hari terputus dari jaringan internet, warga mulai dapat terhubung kembali dengan keluarga mereka.

“Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Aceh turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin,” kata Kabid Humas Polda Aceh Komisaris Besar Joko Krisdiyanto dalam keterangan tertulis, Ahad, 30 November 2025.

Polda Aceh telah memasang dua perangkat Starlink di Provinsi Aceh. Satu unit dioperasikan di Desa Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, oleh personel Bid TIK Polda Aceh. Akses internet Starlink tersebut sudah aktif dan langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga yang sebelumnya tidak dapat dihubungi akibat terputusnya layanan komunikasi.

“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal,” kata Joko.

Selain di Desa Tingkeum, Polda Aceh juga memasang perangkat Starlink di Polsek Jagong Jeget, yang kini dioperasikan di Polres Aceh Tengah. Joko mengatakan layanan ini nantinya dapat digunakan masyarakat secara bergantian untuk menghubungi keluarga. Ia menegaskan bahwa akses WiFi Starlink akan terus dioperasikan hingga jaringan komunikasi di wilayah terdampak pulih sepenuhnya.

Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh merilis data korban jiwa yang bertambah menjadi 96 orang pada Ahad pukul 16.14 WIB. Pernyataan itu disampaikan setelah rapat evaluasi Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

“Data yang masuk bertambah karena jalur informasi mulai terhubung. Kami berharap jumlah korban jiwa tidak terus meningkat,” kata Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, M. Nasir, seperti dikutip Antara.

Ia merinci jumlah korban luka ringan sebanyak 1.284 orang, luka berat 330 orang, dan 113 orang dinyatakan hilang. Bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh mengakibatkan 89.959 kepala keluarga terdampak dan 62 ribu di antaranya mengungsi.

Nasir mengatakan warga yang mengungsi tersebar di 514 lokasi pengungsian. “Saat ini, Pemerintah Aceh bersama seluruh instansi terkait, baik daerah maupun pusat, bekerja maksimal untuk evakuasi warga dan distribusi logistik ke seluruh daerah terdampak,” ujarnya.

×
Berita Terbaru Update