WAKTU LAMPUNG, PIKIRAN RAKYAT - Warga Gang Sidirman Lingkungan Sukamakmur 2, Kelurahan Way Mengaku, Kabupaten Lampung Barat, mengeluh atas kondisi kotak sampah yang usang dimakan usia.
Akibatnya, saat warga sekitar menaruh sampah, sebelum diangkut kendaraan pengakut, sampah jadi berserakan hingga badan akibat diacak hewan, seperti anjing, kucing dan ayam.
Sampah yang berserakan dan diangkut satu minggu sekali itu, kemudian kerap menebar aroma tak sedap di sekitar lokasi.
Menurut warga setempat, Edi S, pihaknya telah lama mengeluhkan kondisi kotak sampah itu.
Sebab, kini kotak sampah yang disiapkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Barat telah rusak, pecah, usang termakan usia. Selain itu kotak sampah dinilai terlalu kecil.
Akibatnya, kotak sampah itu tak mampu menampung volume sampah rumah tangga sekitar 10 kepala keluarga (KK) di lingkungan tersebut.
Pihaknya telah beberapa kali melaporkan kondisi itu ke salah satu pejabat yang membidangi di DLH.
Namun hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, warga diminta dan membayar iuran wajib setiap bulan.
Diakui, ada kotak sampah yang baru yang dari DLH, namun bukan di sekitar warga KK yang lain.
Pihak berharap DLH merealisasikan harapan warga, memberi kotak sampah yang baru dan memadai untuk menampung sementara sampah rumah tangga 10 KK tersebut.
Terlebih lokasinya persis di depan rumah ibadah dan tak jauh dari Kompleks Pemkab Lampung Barat.
"Kami berharap kotak sampah yang baru itu direalisasikan, jika bisa sekitar dua atau tiga kotak sampah agar mampu menampung volume sampah dari 10 KK itu," ujarnya kepada Waktu Lampung Online, Rabu, 12 November 2025.
Tangkapan Kadis Lingkungan Hidup Lampung Barat
Dikonfirmasi terpisah, Kadis Lingkungan Hidup Lampung Barat, Amri, menyebut pihaknya akan bermusyawarah terlebih dahulu dengan bagian yang membidangi.
Sebab dirinya tergolong baru menukangi DLH Lampung Barat. Dia juga mengucapkan terimakasih atas informasi tersebut.
"Nanti saya bicarakan dulu dengan yang membidangi. Terimasih informasinya ya," ujar dia.***