-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Penertiban PKL Pasar Talang Banjar Belum Efektif, Pedagang Keluhan Fasilitas Banyak Mati dan Rusak

Senin, 03 November 2025 | November 03, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-05T07:30:04Z

Kemacetan di kawasan Pasar Talang Banjar, Kota Jambi, masih menjadi pemandangan rutin setiap hari. Upaya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan pemerintah sejauh ini belum berjalan efektif, sementara kondisi pasar yang semakin memprihatinkan membuat banyak pedagang enggan berjualan di dalam gedung.

Hingga kini, aktivitas pedagang yang masih menggunakan bahu jalan menyebabkan kemacetan parah, terutama pada pagi dan sore hari ketika arus lalu lintas padat. Kondisi semakin diperburuk oleh pekerjaan drainase di sekitar pasar yang mempersempit jalur kendaraan dan menumpuk kendaraan di satu titik.

Sementara itu, lapak-lapak di dalam gedung pasar terlihat kosong dan sepi pembeli. Anas , salah seorang pedagang yang tetap berjualan di dalam gedung, menilai penataan pasar tidak strategis. Menurutnya, konsep pasar bertingkat membuat pembeli enggan naik ke lantai atas sehingga aktivitas perdagangan di dalam menjadi sepi.

“Pasar ini bagus sebenarnya, tapi karena bertingkat dan kurang strategis, pembeli malas naik ke atas. Akhirnya banyak yang milih belanja di luar, yang dekat jalan,” ujar Anas , pedagang Pasar Talang Banjar, pada Selasa (04/11/2025).

Keluhan serupa juga disampaikan Ani , pedagang lainnya. Ia mengungkapkan kondisi pasar kini semakin memburuk karena banyak fasilitas tidak berfungsi seperti lampu penerangan yang mati, atap bocor, serta kurangnya petugas kebersihan.

“Lampu banyak yang mati, atap bocor, pasar juga kotor karena jarang dibersihkan. Pembeli jadi enggan masuk. Makanya banyak pedagang keluar ke pinggir jalan, karena dagangan lebih cepat laku,” kata Ani .

Situasi ini membuat masyarakat menilai bahwa penataan Pasar Talang Banjar masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota Jambi. Warga berharap pemerintah dapat menata ulang sistem pasar tradisional agar lebih nyaman, bersih, dan tertib, sehingga tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun kesemrawutan di kawasan tersebut.

×
Berita Terbaru Update