jakarta. - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan meremajakan seratus angkot tua yang bereoperasi di ibu kota.
Pemprov DKI Jakarta berencana mengganti ratusan kendaraan itu dengan mikrotrans listrik (electric vehicle/EV).
Tahap pertama peremajaan mencakup 50 unit Mikrotrans EV yang dijadwalkan beroperasi pada Desember 2025.
Setelah itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan 50 unit lainnya pada Februari 2026.
Kendaraan listrik yang disediakan Pemprov DKI Jakarta akan membuat para penumpang lebih nyaman.
Sebab, mikrotrans listrik itu akan dilengkapi dengan beberapa fitur, termasuk yang menunjang keselamatan.
"Seratus unit angkot tua diganti dengan Mikrotrans EV ber-AC, CCTV, GPS, dan fitur keselamatan," kata Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim di Jakarta, Kamis (13/11).
Politikus PDIP itu mengatakan penggantian angkot tua merupakan upaya memperbarui transportasi publik di Jakarta.
Salah satu tujuannya ialah meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat yang menjadi penumpang.
Chico menjelaskan peremajaan angkot tua menjadi Mikrotrans EV tidak akan mengurangi jumlah sopir.
Sebaliknya, sopir lama yang lulus pelatihan ulang akan diprioritaskan mengemudikan kendaraan baru. (ant)