-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pelayaran Jaya Hidup Baru (PJHB) Resmi IPO Harga Saham Lompat 24,85%

Rabu, 05 November 2025 | November 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-07T01:45:15Z

, JAKARTA — PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (6/11/2025). Harga saham PJHB pun langsung terbang sesaat setelah perdagangannya dibuka.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia ( BEI ), harga saham PJHB menguat 24,85% atau 82 poin ke level Rp412 per lembar pada saat pembukaan perdagangan.

PJHB ditransaksikan sebanyak Rp805,42 juta pada pembukaan perdagangan, 19.549 lembar saham, serta 2.244 kali.

Emiten baru di bidang pelayaran ini telah menggelar penawaran saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 480 juta (480.000.000) lembar saham.

"IPO ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus transparan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan sejak berdiri 2008," kata Komisaris Utama PJHB Hero Gozali dalam sambutannya di acara pencatatan saham perdana PJHB pada Kamis (6/11/2025).

Harga IPO yang ditawarkan kepada masyarakat di level Rp330 setiap saham. Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham ini mencapai Rp158,4 miliar. Kemudian, IPO PJHB yang berlangsung pada 30 Oktober 2025 - 3 November 2025 itu oversubscription terhadap porsi penjatahan terpusat sebesar 267,04 kali.

Seluruh dana yang diperoleh dari IPO akan dipergunakan untuk belanja modal guna mendorong pertumbuhan bisnis perseroan. Belanja modal itu akan digunakan untuk pembangunan tiga unit armada kapal baru dengan jenis landing craft tank (LCT).

Sementara, tujuan pembangunan tiga unit kapal LCT baru adalah untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan guna memenuhi kebutuhan permintaan pengangkutan alat berat hingga kontainer dari klien.

Pelayaran Jaya Hidup Baru merupakan perusahaan di bidang angkutan laut, pergudangan dan penyimpanan yang didirikan pada 2008. Berdasarkan struktur kepemilikannya, perusahaan ini dikuasai oleh Hero Gozali dengan porsi kepemilikan 50%.

Disclaimer : berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

×
Berita Terbaru Update