-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Panser Biru tak Diam PSIS Semarang Dihajar Persipura 4-0 di Championship

Selasa, 18 November 2025 | November 18, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-20T09:55:54Z
Ringkasan Berita:
  • PSIS Semarang kalah telak 0-4 dari Persipura Jayapura di Stadion Jatidiri, Selasa 18 November 2025.
  • Suporter Panser Biru bertemu pemilik baru PSIS, Datu Nova Fatmawati, menuntut perombakan pemain, pelatih, dan manajemen.
  • Datu Nova resmi menguasai 74,2 persen saham PSIS, menggantikan Yoyok Sukawi, saat klub terpuruk di dasar klasemen.

Tim PSIS Semarang dihajar oleh Persipura Jayapura di Championship 2025/2026, pada Selasa 18 November 2025 tadi malam.

Main di Stadion Jatidiri, PSIS Semarang dihajar Persipura Jayapura di Championship dengan skor telak 4-0.

Empat gol Persipura ke gawang PSIS di Championship, dicetak oleh Matheus, Mandowen, Arthur, dan Boaz Solossa.

Pasca dihajar oleh Persipura di Championship, sejumlah suporter tak diam menyikapi kekalahan menyakitkan yang kembali diderita Mahesa Jenar di kandang.

Termasuk, kelompok suporter PSIS Semarang yang tergabung dalam Panser Biru turut bereaksi.

Panser Biru turut menemui pemilik baru PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati.

Datu Nova Fatmawati merupakan pemilik saham mayoritas PSIS.

Datu Nova Fatmawati diketahui baru saja mengakuisisi saham mayoritas PSIS.

Datu Nova Fatmawati mengakuisisi saham mayoritas PSIS, saat klub yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah itu tengah terpuruk di kasta kedua sepakbola nasional, Championship.

Saat ini, PSIS huni dasar klasemen sementara Grup 2 Championship dengan dua poin.

Sementara Persipura, kini berada di posisi tiga klasemen sementara Grup 2 Championship dengan 23 poin.

Aspirasi supporter

Saat bertemu pemilik saham mayoritas PSIS yakni Datu Nova Fatmawati, para suporter memberikan beberapa aspirasi.

Poin utama yaitu perombakan pemain.

Namun demikian, hal ini masih menunggu hingga jendela bursa transfer dibuka pada Januari 2026.

Langkah cepat yang bisa menjadi alternatif yakni mengganti jajaran kepelatihan yang telah dinilai gagal mengangkat performa tim.

"Salah satunya adalah mengganti pelatih sebagai langkah awal.

Kami menilai pelatih saat ini gagal mengangkat performa tim," kata Ketua DPP Panser Biru, Kepareng Wareng.

Hal lain yang menjadi permintaan suporter yakni perombakan jajaran manajemen, hingga meminta tak ada lagi perkara terkait kriminalisasi kepada suporter karena menyampaikan kritik untuk klub kebanggaan.

"Kami ada beberapa pertanyaan yang memang perlu kami sampaikan, karena beredar rumor-rumor yang agak miring juga," kata Wareng.

"Makanya kami langsung ketemu dengan manajemen baru dua kali, Senin (17/11/2025) malam dan seusai laga PSIS Vs Persipura," ujarnya.

Dengan status sebagai pengendali saham mayoritas saat ini, suporter menegaskan perombakan pemain dan manajemen menjadi harga mati dengan target bertahan di kompetisi kasta kedua musim ini.

"Kami harapannya enggak muluk-muluk dengan posisi PSIS saat ini, dengan pemain ada sekarang ini."

"Kami ingin PSIS bisa bertahan di Liga 2 musim ini," jelasnya.

Owner Baru PSIS

PSIS Semarang telah memberikan kejutan pada Senin (17/11/2025) malam. Saham mayoritas PT Mahesa Jenar Semarang telah resmi berpindah tangan.

Kini, sang pemilik 74,2 persen saham PSIS Semarang adalah Datu Nova Fatmawati.

Otomatis, Datu Nova telah resmi menggantikan sosok Yoyok Sukawi.

Dari penelusuran Tribunjateng.com, Datu Nova Fatmawati disebut-sebut seorang pengusaha kelahiran Semarang.

Dia adalah istri dari bos Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal.

Menariknya, alih tangan kepemilikan saham mayoritas ini ditandai juga dengan kosongnya nama manajer Laskar Joko Tingkir yang sebelumnya diisi Datu Nova Fatmawati, seperti yang tercantum pada website resmi PT Liga Indonesia Baru.

Untuk suaminya, Fariz tetap berada di posisi sebagai CEO dalam jajaran official tim Persela Lamongan.

Tak kalah menariknya, sepekan sebelumnya, Persela Lamongan kedatangan pelatih baru pengganti Aji Santoso.

Dia adalah Imran Nahumarury yang sebelumnya juga pernah menangani PSIS Semarang.

Persela Lamongan saat ini adalah klub peserta Pegadaian Championship 2025/2026. Satu grup dengan PSIS Semarang.

Di klasemen sementara, Persela di posisi keempat, sedangkan PSIS Semarang ke-10.

Tak banyak informasi terkait Datu Nova, termasuk usahanya. Namun dilihat dari suaminya, Fariz merupakan owner BeliKopi dan CEO Lyly Bakeri.

Namun terlepas dari itu, Datu Nova kini telah resmi mengambil alih saham mayoritas PT Mahesa Jenar Semarang.

Klasemen Grup 2 Championship

1    PSS SLEMAN      26

2    PS BARITO PUTERA     25

3    PERSIPURA JAYAPURA     23

4    PERSELA LAMONGAN      20

5    DELTRAS FC     17

6    KENDAL TORNADO FC     17

7    PERSIBA BALIKPAPAN     11

8    PERSIKU KUDUS     7

9    PERSIPAL FC     6

10    PSIS SEMARANG     2

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul PSIS Semarang Babak Belur di Kandang Sendiri, Suporter Langsung Temui Bos Baru, Ini Desakan Mereka, https://jateng.tribunnews.com/psis/1232309/psis-semarang-babak-belur-di-kandang-sendiri-suporter-langsung-temui-bos-baru-ini-desakan-mereka?page=all#goog_rewarded .

Penulis: Dse | Editor: deni setiawan

×
Berita Terbaru Update