, DENPASAR – Kawasan Jimbaran Hijau, Kabupaten Badung menjadi tempat generasi muda di Bali mengekspresikan kreativitasnya melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
Sejak berdiri, berbagai kegiatan seni dan budaya, hingga event dengan berbagai tema telah hadir di Jimbaran Hijau. CEO Jimbaran Hijau, Putu Agung Prianta menjelaskan Jimbaran Hijau memang dihadirkan untuk menjadi rumah bagi beragam ekspresi artistik melalui program rutin kesenian di lingkungannya, dengan mengajak komunitas dan warga seni Bali.
"Sebagai kawasan, portofolio Jimbaran Hijau turut mendunia dengan adanya Raffles Bali, dengan standar wellness dan hospitality bertaraf global dan telah meraih dua Michelin Keys, membuktikan bahwa autentisitas dan excellence tidak dapat terpisahkan," jelas Agung dikutip dari siaran pers, Selasa (4/10/2025).
Melalui Jimbaran Hijau, Agung membayangkan ulang masa depan Bali, sembari mencari gagasan agar pulau seribu pura ini dapat berevolusi tanpa harus mengorbankan esensi kultural dan alaminya.
Sementara itu, Head of Business and Commercial Jimbaran Hijau, Mahanugra menjelaskan mendirikan komunitas genuine yang tumbuh dan besar di tengah-tengah hotspot pariwisata global cukup menantang, membutuhkan konsistensi yang panjang serta inovasi.
“Sebuah ruang akan menjadi komunitas jika koneksi yang otentik itu dirawat. Kami membangun ekosistem kreatif dan entrepreneur dengan menghubungkan inovasi lokal dengan jaringan global, sembari melestarikan nilai-nilai utama dari pulau kami. Pertanyaannya bukan bagaimana membangun ekosistem tersebut untuk warga, melainkan bersama warga, memastikan bahwa identitas lokal ini menguat via pertukaran global," kata Nugra.
Nugra menjelaskan Jimbaran Hub merupakan pusat desa kontemporer atau contemporary village center yang hidup selaras dengan kebudayaan. Secara aktif, ruang ini menciptakan rasa memiliki ( belonging ) melalui pengalaman terkurasi dan koneksi antarwarga.
"Gerakan ini dirayakan tahunan oleh puncak pesta rakyat bertajuk Jimbafest, didukung oleh gabungan konferensi bisnis dan festival showcase industri musik internasional bernama AXEAN Festival, dan pagelaran rutin komunitas di mana ekosistem dinamis di mana kultur lokal dan pertukaran global diciptakan dan hidup bersama," kata Nugra.