-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Imbas Pasar Otomotif Lesu, Asuransi Umum Garap Lini Asuransi yang Lebih Stabil

Kamis, 13 November 2025 | November 13, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-14T07:45:15Z

.CO.ID - JAKARTA . Lesunya pasar otomotif memberikan tekanan terhadap lini asuransi kendaraan bermotor.

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengatakan perusahaan asuransi umum telah mengantisipasi dengan melakukan diversifikasi portofolio ke lini asuransi yang lebih stabil.

"Perusahaan asuransi umum sudah menjalankan strategi diversifikasi yang makin matang. Tujuannya sederhana, memastikan portofolio tetap seimbang dan tidak terlalu bergantung pada satu sumber premi saja," ungkap Ketua Umum AAUI Budi Herawan kepada , Kamis (13/11/2025).

Budi menerangkan banyak perusahaan asuransi umum memperluas fokus ke beberapa lini asuransi yang pertumbuhannya lebih stabil, seperti properti dan engineering. Dia menyebut kedua lini itu menjadi salah satu yang paling kuat kinerjanya, terutama karena ada aktivitas pembangunan dan sektor komersial yang kembali pulih.

"Di saat yang sama, perusahaan juga memperkuat lini marine cargo, liability, suretybond, asuransi kredit, hingga asuransi kesehatan kumpulan, yang terus menunjukkan minat tinggi dari korporasi," tuturnya.

Tak cuma itu, Budi bahkan menyebut beberapa asuransi umum juga mulai bermain di area baru, seperti cyber risk dan produk terkait risiko iklim yang prospeknya makin terlihat.

Dia bilang lini-lini asuransi tersebut, khususnya properti, engineering, dan kesehatan kumpulan,  mampu menahan efek pelemahan kendaraan. Selain itu, beberapa produk retail non otomotif, seperti asuransi perjalanan dan asuransi rumah tinggal juga ikut memberikan kontribusi tambahan seiring membaiknya mobilitas dan konsumsi masyarakat.

Secara keseluruhan, Budi melihat industri asuransi umum tetap adaptif dan terus membaca perubahan perilaku pasar. Ditambah, secara bertahap membangun portofolio yang lebih kuat dan berimbang di tengah dinamika yang ada.

Asal tahu saja, data AAUI mencatat pendapatan premi industri asuransi umum tumbuh 5,8% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp 58,5 triliun pada semester I-2025. Secara rinci, pendapatan premi lini asuransi kendaraan bermotor tercatat sebesar Rp 9,4 triliun, atau terkontraksi 6,2% secara YoY.

×
Berita Terbaru Update