-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Harta Karun di Dapur Nusantara, 5 Pangan Lokal ini Kaya Gizi yang Jarang Dilirik

Kamis, 06 November 2025 | November 06, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-09T09:25:40Z

HARIAN BOGOR RAYA - Indonesia dikenal sebagai negeri yang diberkahi dengan kekayaan alam luar biasa. Tanahnya yang subur menjadikan negara ini sebagai rumah bagi beragam tanaman pangan yang bisa dikonsumsi dan diolah menjadi makanan bergizi.

Namun ironisnya, banyak bahan pangan asli Indonesia yang belum mendapat perhatian layak dari masyarakat. Padahal, selain mudah ditemukan dan ramah di kantong, pangan lokal menyimpan manfaat kesehatan yang tak kalah dari produk impor.

Berikut lima jenis pangan lokal yang patut dilirik karena kandungan nutrisinya yang luar biasa:

1. Sukun: Si Bulat Bergizi yang Terlupakan

Meski belum menjadi primadona di pasar, buah sukun memiliki kandungan gizi yang mengesankan. Sukun kaya akan vitamin C, kalium, dan serat. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, buah ini memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Biasanya diolah menjadi keripik, sukun bisa jadi camilan sehat yang mengenyangkan.

2. Walangi: Daun Aromatik Penuh Khasiat

Tanaman dengan nama ilmiah Eryngium foetidum ini dikenal juga sebagai culantro atau walang sangit. Walangi mengandung vitamin A, vitamin C, dan kalsium dalam jumlah tinggi. Di Indonesia, daun ini sering dijadikan lalapan, sementara di negara lain digunakan sebagai bumbu penyedap alami yang memperkaya rasa masakan.

3 . Pisang Tanduk: Si Favorit yang Menyehatkan

Pisang tanduk sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia, terutama dalam bentuk olahan seperti pisang bakar, keripik, atau nugget pisang. Di balik rasanya yang lezat, pisang tanduk ternyata merupakan sumber prebiotik yang mendukung kesehatan saluran cerna dan meningkatkan imunitas tubuh.

4. Randa Tampak: Si Dandelion Lokal Penyuplai Vitamin K

Tanaman ini tumbuh liar di kebun dan pekarangan rumah. Daun mudanya biasa disantap sebagai lalapan, sementara daun tuanya cocok ditumis. Randa Tampak mengandung vitamin K dalam jumlah sangat tinggi—135 gram daunnya bisa memenuhi hampir lima kali lipat kebutuhan harian tubuh. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah dan menjaga kesehatan tulang.

5. Akar Talas: Si Ungu yang Kaya Serat

Talas, terutama bagian akarnya, merupakan sumber karbohidrat kompleks dan serat yang baik untuk sistem pencernaan. Selain digoreng atau dijadikan keripik, akar talas juga sering diolah menjadi jamu tradisional. Rasanya yang khas dan manfaatnya yang besar menjadikan talas sebagai bahan pangan yang layak untuk lebih dikenal.

Pangan lokal bukan hanya soal tradisi, tapi juga solusi untuk hidup sehat dan berkelanjutan. Yuk, mulai kenali dan konsumsi kekayaan dapur Nusantara! Kalau kamu mau versi infografis atau konten media sosial dari ini, aku bisa bantu juga.***

×
Berita Terbaru Update