Dari postingan Instagram Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tanggerang @bmkgwilayah2 disebutkan gempa bumi magnitudo M2.1 Kamis 6 November 2025 pukul 07.19 WIB mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Jawa Barat dan sekitarnya. Pusat gempa bumi berjarak 29 kilometer arah Tenggara pusat kota Kabupaten Bandung di Kecamatan Soreang.
Episenter gempa bumi berada pada koordinat 7.28 derajat Lintang Selatan dan 107.57 derajat Bujur Timur. Pusat gempa bumi di darat pada kedalaman 4 kilometer.
Pasca gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3.6 yang berpusat di darat pada kedalaman 10 kilometer Selasa 4 November 2025. Wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya terus di guncang gempa susulan atau aftershock. BMKG mencatat terjadi 6 kali gempa susulan pada Selasa 4 November 2025.
Sementara pada Rabu 5 November 2025 terjadi 2 kali gempa susulan. Gempa susulan pada pukul 01.39 WIB berkekuatan magnitudo M1.4 dan pukul 16.07 WIB dengan magnitudo M2.1. Dan hari ini terjadi pada pukul 07.19 WIB dengan magnitudo M2.1.
Terkait dengan rangkaian gempa bumi tektonik berpusat di darat yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Jawa Barat dan sekitarnya, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tanggerang Dr Hartanto ST.MM., mentakan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Hindar bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi di Instagram ataupun Twitter (sekarang X) BMKG,” pungkas Hartanto.***