-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ekspor Kendaraan Niaga Fuso Masih Nihil pada 2025, Ini Alasannya

Kamis, 13 November 2025 | November 13, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-14T07:30:14Z

, JAKARTA – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso mengungkapkan alasan perseroan belum mencatatkan ekspor kendaraan niaga sepanjang 2025.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka produksi Fuso tercatat sebanyak 20.869 unit pada Januari-Oktober 2025. Distribusi seluruh kendaraan itu hanya untuk pasar domestik, sebab nilai ekspor Fuso tercatat nihil pada periode yang sama.

Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, Aji Jaya mengatakan, pada 2024 lalu, perseroan telah mengekspor satu unit kendaraan ke negara Fiji di kawasan Oseania, tapi itu hanya untuk uji coba.

Lebih lanjut dia mengatakan, perseroan bersama PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM) selaku perusahaan manufaktur masih akan fokus untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga di pasar domestik.

“Awalnya kami dari KTB dan KRM ini melayani pasar domestik saja kewalahan sebenarnya, bahkan sampai harus inden. Jadi kami fokus untuk melayani pasar domestik dulu,” ujar Aji dikutip Kamis (13/11/2025).

Kendati demikian, seiring dengan pertumbuhan pasar, tidak menutup kemungkinan perseroan akan menjajaki peluang di pasar ekspor ke depannya.

“Tetapi sementara kami fokus di pasar domestik dulu, karena dengan kapasitas yang ada di PT KRM sebenarnya kalau permintaan kondisional bisa sampai 130.000 setahun untuk peak -nya,” pungkasnya.

Sebagai pengingat, pada 2023 lalu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meminta Fuso agar menjajaki pasar ekspor khususnya ke pasar Asean dan Australia. Pasalnya, Kemenperin menilai ekspor Fuso ke Australia akan lebih menguntungkan bila dilakukan dari pabrik Indonesia dibandingkan dari Jepang.

Adapun, kapasitas produksi pabrik Fuso, PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM) sebesar 60.000 unit per tahun, untuk satu shift. Sementara itu, jika dua shift sebanyak 110.000 unit per tahun.

Fuso saat ini masih memimpin di pasar truk nasional dengan pangsa pasar ( market share ) sekitar 40%. Meski demikian, pasar truk domestik tengah mengalami penurunan.

Data Gaikindo mencatat, penjualan wholesales Fuso ambles 9,9% secara tahunan ( year-on-year /yoy) menjadi 20.263 unit pada Januari-Oktober 2025. Penjualan ritel Fuso pun ikut turun 9,5% menjadi 20.295 unit pada periode yang sama.

×
Berita Terbaru Update