Suara Flores - Vivo semakin agresif di segmen smartphone entry-level dengan menghadirkan beberapa model di kisaran harga Rp 1 jutaan yang menawarkan kualitas kamera menarik. Meski berada di kelas ekonomis, beberapa ponsel Vivo ini tak main-main soal spesifikasi kamera, membuatnya ideal bagi pengguna yang mengutamakan fotografi tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
1. Tren Kamera di HP Vivo Rp 1 Jutaan
Menurut laporan dari Telkomsel, Vivo sudah memiliki beberapa model dengan RAM besar di harga terjangkau.
Salah satu tren yang paling menonjol adalah penggunaan kamera 50 MP di ponsel murah, sesuatu yang dulu hanya ditemukan di ponsel menengah atau flagship.
Selain kamera besar, fitur seperti AI-camera dan mode malam (night mode) turut dihadirkan di beberapa tipe, memperkuat kemampuan fotografi di kelas entry-level.
2. Contoh Model Vivo 1 Jutaan dengan Kamera Unggulan
Berikut beberapa contoh model Vivo di kisaran 1 jutaan yang menawarkan kamera cukup mumpuni:
Vivo Y18 NFC
Kamera utama: 50 MP AI.
Baterai: 5.000 mAh dengan fast charging 15 W.
Harga: versi tertentu tercatat di kisaran Rp 1,2 – 1,4 juta.
Catatan tambahan: ada fitur NFC di ponsel ini, yang jarang ditemukan di kelas ultra murah.
Vivo Y15s
Kamera: Dual kamera belakang — 13 MP + 2 MP.
Kamera depan: 8 MP.
RAM: 3 GB, memori internal: 32 / 64 GB.
Baterai: 5.000 mAh.
Harga: versi 3 / 32 GB dilaporkan sekitar Rp 1,7 juta.
Kelebihan: meski murah, konstruksi terasa solid dan kamera cukup layak untuk penggunaan dasar.
Selain model “konvensional” di atas, ada juga varian berikut lewat platform e-commerce:
Vivo Y19s Pro
Kamera 50 MP
Rp 1.399.000,00
Vivo Y19s Pro
RAM besar / extended
*Rp 1.569.000*[Vivo Y19s Pro](): Ponsel dengan kamera 50 MP AI, sesuai ulasan dan listing di Shopee, dijual dengan harga sekitar Rp 1.399.000.
Vivo Y19s Pro (varian 4/64): Versi RAM 4 GB / ROM 64 GB, dengan spesifikasi yang mirip, tersedia di marketplace dengan harga sekitar Rp 1.569.000.
3. Analisis Daya Tarik & Potensi Pasar
Keunggulan: Kemampuan kamera yang tinggi di kelas harga rendah membuat ponsel-poc Vivo ini menarik bagi pelajar, kreator konten pemula, atau orang yang butuh dokumentasi harian tapi punya budget terbatas.
Kekurangan: Meski kameranya unggul, ponsel di segmen ini biasanya punya keterbatasan di aspek lain — seperti prosesor, RAM, atau fitur fast charging yang tidak secepat flagship.
Strategi Vivo: Dengan menghadirkan kamera besar di segmen murah, Vivo bisa mendapatkan pangsa pasar lebih luas dan memperkuat posisi di entry-level. Di sisi konsumen, ini adalah kesempatan untuk punya ponsel “foto bagus” tanpa harus bayar mahal.
Deretan HP Vivo di kisaran Rp 1 jutaan kini sudah jauh lebih kompeten dalam hal kamera dibanding beberapa tahun lalu.
Jika kamera adalah prioritas utama, pengguna dengan budget terbatas punya pilihan yang lebih baik dari sebelumnya.
Namun, penting juga untuk menyesuaikan ekspektasi di aspek lain, seperti performa atau kecepatan pengisian daya.***