-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bencana Hidrometrologi Landa Lumajang, BPBD Terapkan Penanganan Terpadu, Seorang Dilaporkan Luka-Luka

Senin, 03 November 2025 | November 03, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-05T07:05:59Z

- Bencana hidrometrologi menerjang wilayah Lumajang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur Sabtu pekan lalu. Hal itu menimbulkan beragam bencana di sejumlah titik. Mulai banjir, longsor hingga pohon tumbang.

Berdasarkan hasil asesmen awal Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hujan deras yang terjadi sejak sore menyebabkan bencana di sejumlah wilayah, diantaranya longsor terjadi di  jalan penghubung Desa Padang–Desa Mojo dan Desa Mojo–Kalisemut masuk kecamatan Padang, genangan air di RW 09 Desa Dawuhan Lor, RW 08 Desa Kutorenon, dan Perumahan Sakinah Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono.

Selain itu longsor di Dusun Gondang, Desa Krasak (penghubung Dadapan–Gucialit), Kecamatan Kedungjajang, genangan di Kelurahan Tompokersan dan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang.

Di Kecamatan Candipuro, genangan di Jalan Nasional Desa Sumberwuluh serta longsor di KM 54 dan 56 Piket Nol, Kecamatan Pronojiwo, longsor menimpa dua rumah di Desa Tamanayu dan Desa Sumberurip.

Kecamatan Tempursari, luapan sungai Sukosari mengalami kenaikan debit cukup signifikan, Kecamatan Pasirian, pohon tumbang di Desa Bago menimpa rumah warga dan menyebabkan satu korban luka, Supandi (54), yang kini mendapat perawatan di RSUD Pasirian.

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang telah menanganinya secara terpadu, mulai pembersihan material longsor, penyedotan air di kawasan genangan, hingga distribusi bantuan logistik ke wilayah yang terdampak paling parah.

Tak hanya itu BPBD juga menyiagakan alat berat, kendaraan operasional, serta berkoordinasi dengan perangkat daerah dan aparat kecamatan guna memastikan akses jalan tetap terbuka bagi warga.

“Kami terus melakukan monitoring dan penanganan di lapangan, berkoordinasi dengan camat serta relawan desa tangguh bencana. Fokus utama saat ini adalah menjaga keselamatan warga dan mempercepat pemulihan akses,” ungkap BPBD dalam laporan resminya

BPBD Lumajang terus memperbarui data dan melakukan asesmen terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi di beberapa titik hingga malam hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor dan luapan sungai.

“Semua unsur sudah siaga, termasuk dapur umum dan posko darurat di titik-titik strategis. Kami pastikan setiap laporan warga akan segera ditindaklanjuti,” tambah laporan tersebut.

Langkah cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam melindungi keselamatan warga dan menjaga ketangguhan Lumajang menghadapi cuaca ekstrem.***

×
Berita Terbaru Update