-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pertamina Targetkan Unit RFCC Balikpapan Beroperasi 10 November

Jumat, 17 Oktober 2025 | Oktober 17, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-22T05:50:19Z

, JAKARTA – Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan akan segera mencapai tonggak penting.

Dia menyebut bahwa unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) ditargetkan mulai beroperasi pada 10 November 2025, menandai peningkatan signifikan kapasitas produksi bahan bakar nasional.

“Informasi yang saya sampaikan di beberapa kesempatan, kami rencananya pada 10 November akan mulai running untuk unit RFCC di Balikpapan. Itu RDMP, yang akan menambah produksi solar, avtur, dan tambahan sedikit elpiji,” ujar Simon usai tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Simon datang memenuhi undangan rapat di Istana, bertepatan dengan hari ulang tahun ke-74 Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut pertemuan tersebut bersifat rutin untuk menyampaikan laporan operasional, termasuk perkembangan proyek kilang dan evaluasi kinerja satu tahun pertama pemerintahan.

“Undangan rapat ya, nanti kita ikut di dalam. Dari Pertamina hanya laporan rutin, termasuk operasional dan salah satunya soal kilang,” kata Simon.

Selain unit RFCC, Simon juga menyebutkan satu unit lain yang tengah disiapkan, yakni Nafta Block yakni bagian dari pengembangan kapasitas produksi bensin. Unit tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026.

“Unit yang satu lagi, yaitu Nafta blok produk bensin, sambil berjalan kemungkinan beroperasi sekitar Juni 2026. Tapi yang pasti RFCC bisa kami usahakan berjalan pada 10 November,” jelasnya.

Sekadar informasi, proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) untuk meningkatkan kapasitas kilang Pertamina dari 260.000 barel per hari menjadi sekitar 360.000 barel per hari.

×
Berita Terbaru Update