-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kereta Api Anjlok, Penumpang Menumpuk di Stasiun

Rabu, 29 Oktober 2025 | Oktober 29, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-31T10:25:27Z
PIKIRAN RAKYAT - Akibat kereta api anjlok di Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, jadwal perjalanan kereta api terganggu. Penumpukan penumpang pun terjadi di Stasiun Purwakarta.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung bahkan sampai membatalkan dua jadwal keberangkatan kereta api.

”Dampak dari gangguan ini menyebabkan sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan yang cukup signifi­kan. Untuk menormalkan kem­bali pola operasi perja­lan­an kereta, Daop 2 Bandung terpaksa melakukan pembatalan terhadap bebe­ra­pa jadwal kereta api,” ujar Manajer Hubungan Ma­sya­ra­kat KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Minggu, 26 Oktober 2025.

Dalam keterangan resmi­nya, dia sekaligus menyampaikan permohonan maaf ke­pada para penumpang atas pembatalan sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung.

Lang­kah tersebut diakui sebagai upaya normalisasi jadwal keberangkatan setelah ter­jadi keterlambatan keda­tangan sejumlah kereta seusai insiden pada Sabtu, 25 Oktober 2025 siang lalu.

Kuswardojo menjelaskan, gangguan perjalanan disebabkan oleh anjlokan KA Purwojaya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh wila­yah Daop 1 Jakarta.

Kecela­kaan itu mengakibatkan sa­lah satu jalur sempat tidak dapat dilalui sehingga mengganggu kelancaran arus perjalanan kereta dari dan me­nuju arah Jakarta.

Proses evakuasi kereta api yang anjlok dilaporkan selesai pada Minggu dini hari sekitar pukul 2.00, sehingga jalur yang terdampak ak­hir­nya dapat dilalui kembali.

”Na­mun, akibat antrean perjalanan kereta api yang sempat terhambat, sejumlah ke­reta mengalami keterlambatan cukup tinggi saat tiba di wi­layah Daop 2 Bandung,” kata Kuswardojo.

Ada dua kereta api yang dibatalkan perjalanannya yak­ni KA Parahyangan (131) relasi Bandung-Gambir yang dijadwalkan berangkat dari Bandung pukul 5.00. Kedua, KA Parahyangan (133) relasi serupa dengan jadwal kebe­rangkatan pukul 11.05 dari Stasiun Bandung.

Untuk KA yang menga­lami keterlambatan datang di wilayah Daop 2 Bandung berdasarkan perkembangan data pukul 7.00 adalah KA Parahyangan (142F) relasi Gambir-Bandung yang tiba lebih lambat 58 menit di Stasiun Bandung. Kemudian, KA Cikuray (300) relasi Pa­sarsenen-Garut terlambat 313 menit di Stasiun Garut.

KA Parahyangan (134) relasi Gambir-Bandung untuk posisi Stasiun Padalarang dilaporkan terlambat lambat 582 menit. KA Serayu (288) relasi Pasarsenen-Purwokerto posisi Stasiun Cibungur ter­lambat 262 menit dan KA Harina (95/98) relasi Sura­baya Pasarturi-Bandung posisi Stasiun Cikampek meng­alami keterlambatan 274 me­nit.

Pengembalian

Dia memastikan ada ser­vice recovery bagi para yang terdampak keterlambatan dan pemba­tal­an jadwal perjalanan kereta api hari itu.

Mereka akan mendapatkan pengembalian bea tiket 100% sesuai ketentuan ber­laku melalui loket stasiun atau kanal resmi KAI.

Sementara itu, sejumlah pe­­numpang mengeluhkan pe­­layanan ruang tunggu di Stasiun Purwakarta akibat pem­batalan dan keterlambatan perjalanan kereta.

Sua­sana di lokasi semakin pa­dat akibat perbaikan yang dilakukan di beberapa ba­gi­an stasiun. Untuk menampung seluruh penumpang yang telantar dan memberi­kan kenyamanan kepada me­­reka, Da­op 2 Bandung membangun tenda di depan pintu masuk Stasiun Purwa­karta.

”Wa­lau­pun sudah ada tenda, ba­nyak penumpang yang kehujanan karena tendanya kurang tertutup,” kata salah seorang pengunjung, Via. ***

×
Berita Terbaru Update