-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepri Siapkan Rp20 Miliar untuk Setiap Kampung Nelayan Merah Putih, Dorong Ekonomi Pesisir yang Mandiri

Sabtu, 18 Oktober 2025 | Oktober 18, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-23T07:05:36Z

KEPRI POST – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan anggaran hingga Rp20 miliar untuk setiap Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayahnya. Program ini untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nelayan di daerah kepulauan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Pemprov Kepri telah mengusulkan 109 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Usulan ini merupakan bagian dari rencana nasional pembangunan 1.000 lokasi KNMP di seluruh desa pesisir Indonesia.

“Kepri dengan karakteristik masyarakat pesisir diharapkan mendapat alokasi pembangunan lebih banyak. Program ini dapat menjadi katalisator peningkatan kesejahteraan dan lapangan kerja baru di kawasan pesisir,” ujarnya.

Sebaran 109 Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri

Rencana pembangunan 109 KNMP di Kepri tersebar di tujuh kabupaten dan kota. Rinciannya Kota Tanjungpinang 7 lokasi dan Batam 8 lokasi. Kemudian Kabupaten Bintan 17 lokasi, Karimun 13 lokasi, Lingga 28 lokasi, Natuna 20 lokasi, dan Kepulauan Anambas 17 lokasi.

Ansar menegaskan bahwa pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran pendamping sekitar Rp20 miliar per kampung guna mendukung pembangunan fasilitas dan infrastruktur yang diperlukan.

Ia juga meminta seluruh kabupaten/kota segera melengkapi dokumen administrasi dan teknis yang diminta KKP agar proposal pembangunan dapat segera disetujui untuk pelaksanaan tahun 2026.

Program Strategis Nasional untuk Transformasi Desa Pesisir

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif strategis nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Setiap lokasi yang ditetapkan akan mendapatkan alokasi dana sekitar Rp20 miliar untuk pembangunan berbagai fasilitas modern dan sarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Program ini sangat strategis karena setiap KNMP akan mendapatkan dukungan anggaran signifikan dari KKP. Tujuannya bukan hanya meningkatkan produktivitas nelayan, tapi juga menata kampung nelayan agar lebih modern dan layak huni,” jelas Ansar.

Fasilitas Modern untuk Wujudkan Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

Dalam pelaksanaannya, setiap Kampung Nelayan Merah Putih akan dilengkapi dengan fasilitas terpadu yang menunjang kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat nelayan.

Fasilitas tersebut mencakup dermaga dan tempat pelelangan ikan (TPI) yang representatif, gudang pendingin (cold storage), dan unit pengolahan hasil perikanan.

Kemudian tempat pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), rumah produksi dan pelatihan nelayan, dan sarana umum seperti sekolah, klinik, serta tempat ibadah.

Ansar menjelaskan, integrasi antarfasilitas menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Seluruh aktivitas ekonomi masyarakat akan terhubung dengan Koperasi Desa Merah Putih yang berperan sebagai penggerak utama roda ekonomi lokal.

“Program ini akan terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi tulang punggung seluruh aktivitas ekonomi. Dengan begitu, masyarakat nelayan bisa membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan,” tegasnya.

Gubernur Ansar juga optimistis, melalui program ini Kepri dapat menjadi model pengembangan ekonomi pesisir nasional, mengingat sebagian besar wilayahnya merupakan perairan dengan potensi sumber daya laut yang sangat besar.

“Peluang ini luar biasa. Dengan dukungan pemerintah pusat dan kesiapan daerah, Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri akan menjadi wajah baru ekonomi pesisir yang modern, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya. ***

×
Berita Terbaru Update