Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada Minggu (12/10) di Padukuhan Panjen Tajem, Kalurahan Maguwoharjo, dan dihadiri langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya serta Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Acara tersebut juga diikuti oleh GKR Mangkubumi, Tenaga Ahli Kementan RI Oscar Tri Yoga Semendawai, Ketua DPRD DIY Nuryadi, Wakil Ketua DPD Gerindra DIY RM Gustilantika Marrel Suryokusumo, serta jajaran Forkopimda Sleman.
Dalam kesempatan itu, para pejabat melakukan penanaman bibit secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan komoditas pertanian daerah.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan bahwa Pemkab Sleman terus berkomitmen mendukung pengembangan berbagai komoditas pertanian yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Acara ini bukan sekedar seremoni tanam bersama tetapi sebagai langkah nyata dan strategis dalam mengembangkan komoditas unggulan daerah yang berpotensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya para petani,” ujar Harda.
Lebih lanjut, Harda menegaskan bahwa penanaman kelapa bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi juga investasi masa depan. Ia menyebut seluruh bagian pohon kelapa memiliki nilai ekonomi tinggi, mulai dari akar hingga buahnya, sehingga berpotensi membuka peluang usaha baru di masyarakat.
“Penanaman ini tidak hanya menanam pohon tetapi juga menanam harapan akan masa depan yang lebih hijau, lebih produktif, dan lebih sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, GKR Mangkubumi menyampaikan harapan agar bantuan bibit kelapa ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat Sleman.
“Mudah-mudahan gerakan tanam ini tidak hanya simbolis namun dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ucap GKR Mangkubumi.
Dari pihak Kementerian Pertanian, Tenaga Ahli Oscar Tri Yoga Semendawai menjelaskan bahwa program bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka percepatan swasembada pangan nasional.
“Kelapa ini semua bagian dari pohonnya bisa dimanfaatkan. Di Sleman awalnya kita beri bantuan 10.000 benih kelapa namun karena antusiasme masyarakat bagus sehingga kita tambah 5.000 dan 250 benih khusus yang nantinya akan dibagikan ke KWT dan Kelompok Tani di Sleman,” jelas Oscar.
Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sleman melalui optimalisasi potensi pertanian lokal.***