Warta Bulukumba - Achraf Hakimi menjadi bintang malam di Stade Francis-Le Ble. Dua golnya membawa Paris Saint-Germain meraih kemenangan telak 3-0 atas Brest, dalam laga pekan kesembilan Ligue 1 2025/2026, Sabtu 25 Oktober 2025 malam WIB.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Brest mencoba menekan melalui Romain Del Castillo dan Ludovic Ajorque, namun justru PSG yang lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Laga ini juga menandai kembalinya Les Parisiens ke performa terbaik mereka setelah sempat goyah di awal musim.
Kemenangan ini menegaskan bahwa pasukan Luis Enrique masih menjadi kekuatan utama di Prancis. Dengan tambahan tiga poin, PSG kembali ke puncak klasemen Liga Prancis dengan koleksi 20 poin, unggul dua angka dari Marseille yang belum memainkan laga pekan kesembilan.
Hakimi menyalakan lampu di Brest
Momen terbaik laga lahir di menit ke-29. Vitinha mengirim umpan terobosan tajam ke sisi kanan pertahanan Brest, dan Achraf Hakimi datang menyambar dengan kecepatan khasnya.
Satu sentuhan, lalu sepakan keras kaki kanan yang tak bisa dihentikan Radoslaw Majecki. PSG unggul 1-0 — sebuah gol yang memperlihatkan perpaduan presisi, kecepatan, dan kecerdasan taktikal.
Sepuluh menit berselang, Hakimi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua berawal dari tusukan Khvicha Kvaratskhelia di sisi kiri. Ia bermain satu-dua dengan Hakimi di kotak penalti, sebelum diselesaikan dengan sepakan keras kaki kanan ke sudut gawang. PSG menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Brest melawan, PSG tetap dominan
Brest tak menyerah begitu saja. Di babak kedua, mereka mencoba keluar dari tekanan dengan serangan cepat melalui Eric Ebimbe dan Del Castillo, namun koordinasi di lini belakang PSG begitu rapi.
Luis Enrique menginstruksikan timnya untuk mengontrol tempo. Lee Kang-in, Vitinha, dan Warren Zaire-Emery mendominasi lini tengah, membuat Brest kesulitan mengembangkan permainan. Di sisi pertahanan, Willian Pacho dan Illia Zabarnyi tampil tenang menghadapi tekanan Ajorque.
Kiper Lucas Chevalier juga sempat menjadi sorotan, menunjukkan refleks cepat ketika menghadapi tendangan jarak jauh Hugo Magnetti. PSG semakin memperlihatkan kematangan dalam bertahan dan menyerang.
Doue menutup malam dengan ketenangan
Gol pamungkas datang di masa injury time. Pemain muda Desire Doue, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang menembus gawang Brest. Gol tersebut memastikan kemenangan PSG 3-0 atas Brest.
Gol Doue menegaskan kedalaman skuad Les Parisiens. Dari lini belakang hingga depan, semua pemain berkontribusi. Hakimi memang menjadi bintang, namun kemenangan ini adalah buah kerja sama dan sistem permainan yang mulai stabil di bawah Luis Enrique.
Susunan pemain
Brest :
Radoslaw Majecki; Kenny Lala, Michel Diaz, Soumaila Coulibaly, Bradley Locko; Joris Chotard, Hugo Magnetti; Pathe Mbiup, Romain Del Castillo, Eric Ebimbe; Ludovic Ajorque.
Paris Saint-Germain:
Lucas Chevailer; Lucas Hernandez, Willian Pacho, Illia Zabarnyi, Achraf Hakimi; Lee Kang-in, Vitinha, Warren Zaire-Emery; Bradley Barcola, Senny Mayulu, Khvicha Kvaratskhelia.
PSG kembali menemukan keseimbangannya. Hakimi menjadi poros permainan di sisi kanan, sementara sistem rotasi Luis Enrique mulai menunjukkan hasil. Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin tapi tentang bagaimana PSG mulai bertransformasi menjadi tim yang lebih matang, disiplin, dan kolektif.***