-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Fakta Bus Pariwisata Maut di Tol Pemalang, Sopir Sempat Teriak Begini Sebelum Menikung

Senin, 27 Oktober 2025 | Oktober 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-30T09:45:05Z
Fakta Bus Pariwisata Maut di Tol Pemalang, Sopir Sempat Teriak Begini Sebelum Menikung

Fakta Bus Pariwisata Maut di Tol Pemalang, Sopir Sempat Teriak Begini Sebelum Menikung

Polisi terus selidiki penyebab pasti bus Pariwisata yang alami tragedi di Tol Pemalang dan renggut nyawa 4 penumpangnya

/ Peristiwa

Ferdian October 26th, 1:00 PM October 26th, 1:00 PM

- Kecelakaan tunggal bus pariwisata yang terguling di di jalur exit Tol Pemalang KM 312, tepatnya di Kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (25/10/2025).

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

"Kecelakaan lalulintas bermula, saat Bus melaju dari arah timur ke barat, dan sesampainya di lokasi kejadian diduga pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan, sehingga kendaraan oleng ke kanan dan membentur guardrail lalu terguling ke bahu jalan di sebelah kanan," kata Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana.

Diduga kuat kecelakaan ini disebabkan rem yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Dugaan itu diungkapkan oleh salah satu penumpang selamat, Riyan (35), yang juga merupakan tour leader wisata.

Riyan menjelaskan, sebelum bus bernomor polisi DK 9296 AH itu terguling, sopir mengeluhkan kondisi rem yang tidak berfungsi dengan baik sehingga laju kendaraannya mulai turun menjadi 50 kilometer/jam hingga pada jalur keluar Tol Gandulan Pemalang.

“Saya ingat sebelum masuk jalur keluar Tol Gandulan, sopir bilang remnya los, tidak bisa ngerem,” ungkap Riyan saat ditemui di RS siaga medika.

Saat itu, Riyan melihat pengemudi bus menurunkan gigi transmisi dan menarik tuas rem untuk mengurangi laju kecepatan.

Namun, karena jalur yang menikung, bus tidak bisa dikendalikan dan terguling.

“Karena saya leader, posisi saya di depan sebelah sopir. Begitu menabrak pembatas jalan, kaca pecah, saya terlempar keluar," ungkapnya melansir Kompas.com.

Meski begitu, Riyan bercerita bahwa saat berangkat, kondisi bus dalam keadaan baik. Saat itu telah dicek dan dinyatakan baik termasuk rem.

"Sebelum berangkat di Salatiga, bus sehat karena sudah dicek semua termasuk rem. Karena akan jalan jauh ke wisata Guci," katanya.

Dalam kecelakaan ini dikabarkan 4 orang tewas, 1 orang luka berat dan 10 korban mengalami luka ringan.

Sedangkan untuk total penumpang bus naas tersebut sebanyak 34 orang terdiri dari 3 orang kru dan 31 penumpang.

Copyright 2025

Related Article

×
Berita Terbaru Update