Laporan Jurnalis , Silmi Sirati Suailo
MASOHI, - Dinas Perpustakaan Kabupaten Maluku Tengah berupaya tingkatkan kecakapan literasi masyarakat.
Melalui Program Bantuan Bacaan Bermutu oleh Perpusnas RI, 1000 buku dialokasikan untuk desa-desa di seluruh Indonesia.
Salah satunya di Kabupaten Maluku Tengah program tersebut menyentuh Negeri Piliana, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah dan Negeri Kabauhari Kecamatan Seram Utara Seti.
Kedua negeri itu berkedudukan di wilayah pegunungan yang berkesempatan mendapatkan bantuan tersebut disamping 15 Negeri lainnya yang tersebar di wilayah Kabupaten Maluku Tengah
"Sehingga secara keseluruhan Bantuan Bacaan Bermutu ini menjangkau 17 Negeri di Maluku Tengah tuk tahun 2025 dan didistribusikan secara langsung oleh mitra Perpusnas ke Pemerintah Negeri," ujar Kepala Dinas Perpustakaan J. Usemahu melalui rilis resminya, Selasa (14/10/2025).
Tentu, tahun 2026 nanti Dinas Perpustakaan Maluku Tengah berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan bantuan serupa bagi Negeri-negeri pegunungan lainnya.
"Sehingga diharapkan minat baca masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu, dan Pemerintah Negeri termotivasi untuk mengembangkan Perpustakaan Negerinya," harap Usemahu.
Upaya Dinas Perpustakaan menjadi bagian dari arahan Misi Bupati Maluku Tengah Zulkarnaen Awat Amir, dan Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata yang tertuang dalam “Panca Cita” khususnya Panca Cita Pertama yaitu membangun SDM Yang Berkualitas, Sehat dan Terampil.
"Sehingga peluang untuk mendapatkan program Perpustakaan Nasional selalu diupayakan dengan melakukan kolaborasi dengan Aparat Pemerintah Negeri," tukas Kadis.
Lanjut Kadis, dalam mengkoordinasikan pengusulan bantuan seperti ini masih ditemui kendala komunikasi yang masih terbatas mengingat Jaringan komunikasi yang belum merata di wilayah pegunungan.
"Untuk itu, Dinas Perpustakaan mendorong Pemerintah Negeri untuk melakukan penyediaan jaringan komunikasi yang baik melalui Dana Desa-nya agar program perpustakaan digital pun bisa diupayakan di masa mendatang," pungkas Usemahu.
Sementara itu, Pengelola Perpustakaan Negeri Piliana, Sentia Ilelapotoa mewakili masyarakat menyambut baik bantuan 1.000 buku sebagai apresiasi dan penambahan koleksi yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat.
"Kami juga berterimakasih Kepada Bapak ibu dari dinas perpustakaan Nasional yang sudah membantu kami bantuan 1.000 buku," ucap Sentia.
Dirinya mengaku, bantuan buku-buku tersebut sudah dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Semoga dengan adanya bantuan 1.000 buku bacaan menjadi makna positif bagi Masyarak at Piliana," imbuh Sentia. (*)