BERITA DIY - Polisi Yogyakarta baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah memperlihatkan kendaraan patroli terbarunya. Bukan mobil biasa, melainkan mobil listrik Renault Twizy yang dikenal mungil, futuristik, sekaligus memiliki harga fantastis.
Kehadiran kendaraan ini terungkap melalui unggahan akun Twitter (X) @txtfromjogya pada 21 September 2025. Dalam video berdurasi 38 detik yang dibagikan, tampak aparat kepolisian tengah memamerkan Renault Twizy sebagai armada baru mereka. Unggahan tersebut langsung viral dengan lebih dari 255 ribu penayangan.
Namun, di sisi lain, komentar publik justru banyak yang bernada sinis. Beberapa warganet menganggap pembelian mobil listrik Renault Twizy dengan harga ratusan juta rupiah hanyalah bentuk pemborosan anggaran.
Misalnya, akun @desmodromici1 menilai keputusan itu tidak masuk akal: “Polisi ini gak pakai otak ya, kerjanya habiskan anggaran beli mobil listrik gak jelas harga 400 juta. Belum lagi robot-robotan, anjing humanoid unfaedah.”
Selain itu, ada juga yang skeptis dengan keberlangsungan penggunaannya. Akun @mkzxroel berkomentar bahwa jangan sampai kendaraan ini bernasib sama seperti robot mainan yang hanya dipamerkan sebentar lalu menghilang. Bahkan, akun @prajogoJ7 menambahkan kritik soal efektivitasnya untuk fungsi patroli yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Spesifikasi Mobil Listrik Renault Twizy
Dilansir dari Ev Specs dan Kilat.com, Renault Twizy dibanderol sekitar Rp400 juta dengan spesifikasi sebagai berikut:
- Kapasitas baterai: 6,1 kWh (usable)
- Jangkauan penuh: hingga 100 km (WLTP)
- Tenaga motor listrik: 4 kW (setara 5 hp)
- Torsi maksimum: 33 Nm
- Kecepatan puncak: 45 km/jam
- Berat: 446 kg
- Dimensi: panjang 2.338 mm, lebar 1.234 mm, tinggi 1.454 mm
- Ground clearance: 120 mm
- Kapasitas tempat duduk: 2 orang (driver depan, penumpang belakang)
- Bagasi: 31 liter
- Waktu pengisian daya: sekitar 2,5 jam dengan charger 2,3 kW
Dari sisi desain, mobil ini masuk kategori microcar dengan tampilan unik. Ukurannya kecil sehingga lincah di jalanan kota yang padat. Selain itu, pintu berdesain gunting dengan bukaan 90 derajat membuatnya terlihat seperti mobil supercar mini.
Varian, Harga, dan Teknologi
Di pasar global, mobil listrik Renault Twizy tersedia dalam dua tipe, yaitu versi standar dan Renault Twizy Performance. Di Indonesia, harga resminya mencapai Rp408 juta untuk varian standar, sedangkan Twizy Performance dilepas hingga Rp595 juta. Pemesanan bisa dilakukan dengan uang muka sekitar Rp50 juta–Rp75 juta.
Mobil ini tersedia dalam tiga pilihan warna menarik: Snow White, Diamond Black, dan Flame Orange. Walaupun mungil, Renault Twizy sudah dibekali motor listrik 3CG electric asynchronous dengan tenaga 13 kW (17 dk) dan torsi 57 Nm. Dengan baterai penuh, mobil ini dapat menempuh jarak antara 80 km hingga 100 km.
Selain itu, mobil ini juga memiliki fitur Energy Recovery System (ERS) yang bekerja otomatis saat pengemudi melepas pedal gas. Fitur ini membantu menghemat energi dan memperpanjang daya baterai.
Kelebihan dan Kekurangan untuk Polisi Yogyakarta
Jika melihat spesifikasinya, ada kelebihan dari penggunaan mobil listrik Renault Twizy untuk patroli di Yogyakarta. Bentuknya yang ramping membuatnya mudah menembus jalan-jalan sempit, terutama di kawasan wisata dan pusat kota. Selain itu, kendaraan ini ramah lingkungan, tidak menghasilkan emisi, serta legal di jalan raya karena dilengkapi STNK dan pelat nomor resmi.
Namun, di sisi lain, keterbatasan daya jelajah dan kecepatan maksimum hanya 45 km/jam menjadi tantangan tersendiri. Untuk kebutuhan patroli jarak jauh atau penanganan kasus cepat, mobil ini jelas kurang memadai. Dengan harga selangit, wajar jika masyarakat mempertanyakan efektivitas dan nilai manfaatnya dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
Hadirnya mobil listrik Renault Twizy sebagai armada baru polisi Yogyakarta menuai pro dan kontra. Dari satu sisi, kendaraan ini menawarkan efisiensi, keunikan, serta citra ramah lingkungan. Tetapi, di sisi lain, keterbatasan performa dan harga tinggi membuat publik meragukan kebermanfaatannya bagi tugas kepolisian sehari-hari.***