-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapten Inf J Tembak Praka Edison Muenda Anggota Kodim 1715/Yahukimo karena Dikejar Pakai Kapak

Minggu, 07 September 2025 | September 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-09T01:50:31Z

TRIBUN TANGERANG.COM, ARSO- Seorang prajurit TNI tewas ditembak prajurit TNI lainnya di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (7/9/2025).

Prajurit yang tewas itu adalah Praka Edison Muenda, anggota Kodim 1715/Yahukimo.

Dia tewas ditembak rekan sesama anggota TNI berinisial Kapten Inf J.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kasus penembakan ini diduga dipicu oleh perselisihan antar kedua prajurit TNI tersebut.

Pelaku Kapten Inf J merasa terancam sehingga menembak koleganya.

Kapten Inf J disebut menembak korban yang mengejarnya dengan kampak kecil.

Kampak (atau kapak) adalah alat tradisional yang digunakan untuk memotong, membelah, atau menebang benda keras seperti kayu.

Alat ini terdiri dari mata logam tajam yang dipasang pada gagang kayu atau bahan lain, dan telah digunakan manusia sejak zaman prasejarah.

Sebelum berusaha melumpuhkan rekannya, Kapten Inf J sudah melepaskan tembakan peringatan dua kali.

Tembakan peringatan adalah tembakan yang dilepaskan oleh aparat keamanan--baik militer maupun kepolisian--dengan tujuan untuk memberi sinyal peringatan kepada seseorang atau kelompok yang dianggap mengancam keselamatan atau melanggar perintah.

Tembakan ini bukan ditujukan langsung ke sasaran, melainkan ke udara atau tanah, dan dilakukan dengan pertimbangan keamanan yang tinggi.

Namun naas pada tembakan ketiga, mengenai kepala Praka Edison Muenda hingga meregang nyawa di lokasi kejadian.

Polsek Waris yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Mirwan langsung turun mengamankan lokasi kejadian.

Koordinasi dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban juga dilakukan untuk mencegah situasi semakin memburuk.

Kapten Inf J telah diamankan oleh Polisi Militer Jayapura untuk menjalani proses hukum.

Pangkat Kapten Infanteri di TNI (Tentara Nasional Indonesia) adalah bagian dari jenjang Perwira Pertama (Pama) dalam struktur militer Indonesia, khususnya di matra Angkatan Darat (AD).

Pangkat ini menunjukkan tingkat tanggung jawab yang cukup tinggi dalam kepemimpinan pasukan, terutama di satuan tempur seperti infanteri.

Senjata api berjenis pistol Sig Sauer P224 yang digunakan dalam insiden turut disita sebagai barang bukti.

Senjata Sig Sauer P224 adalah pistol semi-otomatis berukuran subkompak yang dirancang untuk keperluan pertahanan diri dan penggunaan tersembunyi (concealed carry).

Meski kecil, P224 tetap tangguh dan memiliki fitur-fitur canggih khas lini P-series dari Sig Sauer.

Kapolsek Waris menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini.

"Kami imbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polisi Militer," pesan Mirwan.

Sementara jenazah Praka Edison disemayamkan di rumah duka milik Lukas Muenda.

Dalam struktur militer Tentara Nasional Indonesia (TNI), jabatan Praka adalah singkatan dari Prajurit Kepala, yang merupakan salah satu pangkat dalam golongan Tamtama--yaitu golongan pangkat paling dasar dalam hierarki TNI.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Dapatkan Informasi lain dari via saluran Whatsapp di sini

Baca berita lainnya di Google News

×
Berita Terbaru Update