Berdasarkan pantauan Magma-Ven, Senin 11 Agustus 2025. Kolom abu erupsi, pukul 07:27 WITA. Teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat daya dan barat.
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 2 detik. Masyarakat di sekitar Gunung Api Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya. Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.
Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote. Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Api Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.***