-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Parade Kendaraan Hias TIFF 2025, Bersatu Untuk Jadi Hebat?

Sabtu, 09 Agustus 2025 | Agustus 09, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-11T02:05:47Z

"Tomohon International Flower Festival 2025 ini menyatukan masyarakat seniman, pelaku usaha dan instansi pemerintah sebagai karya bersama. Saya mengapresiasi Pemerintah Kota Tomohon, penyelenggara festival bunga ini, bersama elemen masyarakat atas dedikasi komitmen dalam menjaga keberlanjutan festival ini. Itulah makna dari tema Unite to be Great" kata  Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana dalam sambutannya membuka Parade TIFF 2025 di panggung utama samping Menara Alpha Omega, pusat kota Tomohon, Sabtu siang (09/08/2025).

Sekitar jam 9 saya dan beberapa teman kerja berangkat dari Lokon ke pusat Kota Tomohon untuk melihat Parade  Kendaraan Hias sekaligus melihat penampilan marching band Lokon yang ikut memeriahkan TIFF 2025.

Seperti biasanya, akses menuju ke jalan raya hingga pusat kota Tomohon semua ditutup oleh Dinas Perhubungan. Kami pun terpaksa berhenti di depan SMP Negeri 1 kemudian jalan kaki menuju jalan raya.

Urutan Parade Marching Band Lokon sesuai rundown yang dibagi oleh Panitia TIFF 2025. Ditempatkan di belakang  nomer 10 Float Dinas Kesehatan dan di depan nomer 11 Float Dinas Komunikasi dan Informatika.

Tiba-tiba saya dikabari oleh Fido, Admission Lokon, bahwa sebelum parade dimulai, para pejabat seperti Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana,, Gubenur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Walikota Tomohon Caroll JA Senduk dan Wakil Walikota Tomohon Sendy G.A Rumajar, Pangdam Merdeka, Kapolda Sulut serta para undangan seperti Rano Karno, Wakil Gubenur DKI dan para duta besar RI. Mereka dijamu Panitia TIFF untuk menikmati kuliner khas Tomohon di Taman Kelong, Kakaskasen, Tomohon.

Kehadiran para pejabat dan undangan TIFF 2025, siang itu, memberi suasana Taman Kelong, semakin elegan dan menguatkan filosofi sebagai resto alam yang dibangun berdasarkan sinergitas alam, bangunan dan spiritual.Taman Kelong ini dipilih oleh Panitia TIFF 2025 sebagai lokasi Konggres CityNet NCI 2025 yang diikuti oleh 26 Kepala Daerah yang terdiri dari 22 Walikota dan 4 Bupati dan mengusung tema "Delivery in harmony" dan konggres dimulai sejak Kamis, 7 Agustus 2025 yang lalu."Citynet merupakan jejaring kota-kota di Asia Pasifik dan memiliki peran strategis untuk memajukan pelakksanaan pembangunan kota yang berkesinambungan, inklusif dan berdaya saing. Termasuk di dalamnya, memikirkan perubahan iklim, mitigasi, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Ini sejalan dengan tema TIFF 2025, " ujar salah satu panitia yang menyebut Kongres ini masuk dalam rangkaian acara TIFF 2025.

Tetibanya di jalan raya Tomohon, tepatnya 300 meter dari panggung utama yang berada di kawasan Menara Alpha Omega, kami singgah dulu di warung nasi kuning untuk mengisi kampung tengah yang keroncongan.

Sambil menunggu pesanan nasi kuning tiba, saya melihat di sepanjang jalan raya yang nanti dilalui oleh kendaraan hias, sudah dipadati oleh masyarakat setempat. Tampak juga aparat keamanan dari Polisi, yang menerjunkan 500 personil untuk gelaran TIFF 2025 yang dibantu Satpol PP, Linmas dan Hansip.

Selepas makan nasi kuning, saya menuju ke lokasi tempat para peserta Tomohon Fashion Carnival sedang mempersiapkan diri untuk dinilai oleh para juri.

"Ratu dari Kerajaan Bungan yang membawa damai dan sukacita dan dilambangkan dengan tongkat dan bunga"  ujar salah satu peserta Tomohon Fashion Carnival.

Tak lama kemudian saya mencari tempat yang teduh di bawah pohon sambil menantikan rParade Kendaraan Hias yang berangkat dari lokasi Show Window, Kakaskasen, dan setelah melewati panggung utama terus menuju ke Lapangan Stadion Babe Palar.

"30 float yang ikut parade hari ini, di antaranya dari negara sahabat yaitu Filipina, Jepang, Albania, Turki, USA dan tim marching band dari sekolah-sekolah unggulan" kata Vence salah satu tim supporting dari marching band Lokon.

Setiap float dihiasi oleh 70 persen keindahan bunga segar dan yang paling dominan adalah bunga krisan dan mary gold yang merupakan komoditas unggulan dari para petani bunga di sekitar Kota Tomohon yang sejuk karena posisinjya diapit oleh Gunung Lokon (1580 mdpl) dan Mahawu (1324 mdpl).

"Hebat ya DKI mengirim tiga float. Itu float Oplet Si Doel Anak Betawi ikutan juga" sebut Ipet teman kantor saya sambil mengarahkan hape untuk memotret keunikan floatnya Rano karno yang tampil di Tournament of Flower Kota Tomohon 2025.

Lalu apa menariknya Festival Bunga Tomohon bagi masyarakat?

TIFF 2025 ini merupakan yang ke-13 kali diselenggarakan oleh Pemkot Tomohon yang awalnya hanya menggelar pawai bunga (2006) dan kemudian dinamakan Tournament of Flowers (2008) hingga menjadi salah satu dari 110 iven bertaraf International Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenpar RI,

Tak hanya parade kendaraan hias, Pemkot Tomohon memanfaatkan iven ini untuk promosi kekayaan alam lokal seperti wisata dan kuliner Tomohon. Dengan cara ini, investor bisa datang untuk membangun objek-objek wisata atau menguatkan kapasitas petani dalam tata kelola tanaman bunga khas Tomohon.

"Semoga festival bunga itu bukan seremonial yang wah saja tetapi masyarakat diuntungkan dari iven ini karena terjualnya bunga-bunga  yang ditanam, dan para dekarator kendaraan hias, bahkan mejaga harga bunga tetap stabil ketika musim panen bunga tiba" kisah Hery, pemasok dan petani bunga Tomohon dengan raut wajah bangga karena bunganya dipakai untuk kendaraan hias.

×
Berita Terbaru Update