-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Marc Marquez Berhasil Ciptakan Huru-hara, Mantan Rekan Setim Tahu Bagnaia Pasti Sudah Menduga

Jumat, 22 Agustus 2025 | Agustus 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-22T16:30:27Z

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, harus merasakan momen tersulit semenjak menjadi pembalap utama di tim Borgo Panigale pada MotoGP.

Bagnaia mendapatkan ujian sesungguhnya tatkala mendapatkan rekan setim seperti Marc Marquez.

Marquez dikenal pembalap yang tidak mau kalah dengan siapa pun, termasuk rekan setimnya.

Strategi yang sebenarnya sudah dilakukan sejak debutnya di MotoGP ketika bergabung bersama tim Repsol Honda pada 2013.

Marquez mulai mengambil alih tempat sebagai pembalap nomor satu Honda.

Luar biasanya, Marquez langsung keluar sebagai juara dunia pada musim pertamanya menjadi pembalap MotoGP.

Sedikit berbeda dengan awal kedatangannya di Ducati, dia lebih dulu bergabung bersama tim satelit di Gresini Racing.

Marquez datang sebagai pemula untuk mengenal karakteristik motor Desmosedici Ducati.

Hasilnya juga sudah sangat baik sebagai pembalap yang baru beralih menggunakan motor berbeda dari sebelumnya. Marquez finis tiga besar pada musim lalu.

Kini, pembalap asal Cervera itu sudah hampir dekat dengan gelar juara MotoGP 2025 bersama tim Ducati Lenovo.

Namun, dominasi Marquez terasa canggung karena kehadirannya memberikan kekacauan di sebelah paddock-nya.

Bagnaia babak belur dan merasa frustrasi usai gagal tampil seperti Marquez pada musim ini.

Tak hanya masalah teknis, Bagnaia juga mengalami tekanan psikologis memiliki Marquez sebagai rekan setim.

Kehadiran Marquez memang sangat menguntungkan Ducati, tetapi rasanya tidak bagi Bagnaia.

Mantan rekan setim Bagnaia sebelumnya yakni Enea Bastianini ikut mengomentari

Bastianini mengklaim bahwa Bagnaia pasti sudah menduga Marquez akan mengganggu dan mengambil ruang di Ducati.

Selama ini, Bagnaia sudah terlalu nyaman dengan memiliki rekan setim yang cukup hangat seperti Jack Miller dan bahkan Bastianini yang akhirnya gagal mengeluarkan performa terbaik karena cedera.

"Katakanlah ketika rekan setimnya seperti Marc tiba, ia akan menyerang, ia mengambil ruang, itu sudah pasti," kata Bastianini, dilansir dari Motosan.

"Saya pikir Pecco tahu itu, dia bisa menduganya."

"Saya pikir dia dan timnya saat ini tidak dalam kondisi 100 persen, jadi ini bukan hasil yang seharusnya didapat oleh pembalap seperti dia," ucap Bastianini yang prihatin kepada Bagnaia.

"Jelas ini bukan bencana, ia berada di urutan ketiga dalam kualifikasi, jadi saya juga ingin berada di sana."

"Tapi terkadang hal-hal tidak selalu berjalan sesuai rencana, dan Anda adalah satu-satunya yang membuat perbedaan pada saat itu," ucap Bastianini.

Bastianini kembali ke momen dua tahun lalu di mana dirinya menjadi pembalap Ducati Lenovo di musim pertama.

Namun, petaka terjadi di awal musim saat dirinya mengalami cedera dan gagal total selama semusim.

"Itu terjadi pada saya. Pada tahun 2023 apa pun yang saya lakukan adalah bencana, saya tidak bisa melakukan satu pun dengan benar," ujar Bastianini.

"Jadi itu adalah periode di mana Anda harus sedikit sadar akan apa yang bisa Anda lakukan."

"Karena dia pasti sadar bahwa potensinya lebih tinggi dari ini. Namun terkadang periode-periode ini sulit untuk diterima," ujar Bastianini.

×
Berita Terbaru Update