-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Francesco Bagnaia Jawab Respek dari Casey Stoner, Rasa Hormat Dibutuhkan Sisanya Hanya Sampah

Jumat, 22 Agustus 2025 | Agustus 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-22T10:25:47Z

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menjawab rasa hormat yang didapatnya dari mantan rider MotoGP, Casey Stoner.

Stoner merupakan orang yang membela Bagnaia di tengah kesulitan bersama Ducati.

Pembalap yang mempersembahkan gelar juara untuk Ducati pada tahun 2007 itu menyebut Bagnaia pantas mendapatkan rasa hormat.

"Pecco telah memberikan gelar juara satu-satunya hingga tahun lalu, dan kemudian berjuang hingga akhir dengan Martin," kata Stoner usai MotoGP Austria.

"Dia (Bagnaia) telah bekerja hanya untuk Ducati selama bertahun-tahun, dan jika mereka bersedia menyingkirkannya, itu akan menunjukkan jenis orang seperti apa mereka."

"Bagi saya, itu tidak benar. Saya pernah mengalami hal serupa ketika saya absen beberapa balapan karena masalah, dan mereka mencari pengganti tanpa memberitahu saya, dan itu tidak benar."

"Pecco layak mendapatkan rasa hormat," ucap mantan pembalap dengan dua gelar juara MotoGP itu.

Bagnaia kemudian menjawab respek yang diberikan Stoner kepadanya jelang pekan balap MotoGP Hungaria 2025.

Dia mengatakan hanya rasa hormat yang dibutuhkan pada masa-masa sulit seperti ini.

Apalagi Bagnaia telah mendapatkan hasil buruk dalam beberapa balapan musim ini.

“Saya pikir saya sudah cukup dihormati oleh orang-orang, oleh Ducati, oleh para jurnalis dan oleh para penyiar, jadi hanya itu yang saya butuhkan, sisanya bagi saya hanya omong kosong,” kata Bagnaia.

Bagnaia juga berkomentar mengenai apakah ia memahami pembicaraan tentang siapa yang akan menjadi rekan setim Marc Marquez pada tahun 2027.

"Saya tidak tahu, sejujurnya, itu adalah sesuatu yang tidak saya pikirkan," ucap Bagnaia lagi.

"Jika saya bisa bertahan, saya akan bertahan, jika tidak, saya akan mencoba pergi ke tempat lain."

"Tetapi prioritas saya adalah menang lagi dengan motor saya, dengan tim saya, dan tidak pernah berpikir untuk berganti."

"Saya rasa belum ada yang mulai memikirkannya," ujar Bagnaia.

Bagnaia kembali fokus menghadapi seri balap MotoGP Hungaria 2025.

“Saya sedang berbicara tentang diri saya sendiri, dan saya sedang berusaha keras untuk mengerem motor dengan baik."

"Hal terberat bagi saya adalah mengendalikan ban belakang, yang sebenarnya selalu menjadi salah satu kelebihan saya."

"Jadi, kita perlu memahami mengapa hal itu terjadi," ujar Bagnaia.

×
Berita Terbaru Update