-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bukan Liburan Biasa Ini Dia Pesona Curup yang Bikin Kamu Jatuh Cinta Sejak Langkah Pertama

Kamis, 07 Agustus 2025 | Agustus 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-08T02:30:06Z

- Bayangkan kamu melangkah menuju Curup di pagi hari. Udara dingin menyapa wajah, lembut dan jernih seperti baru keluar dari pelukan hutan. Kabut tipis bergulung di antara bukit dan lembah, sementara kicauan burung terdengar seperti orkestra alam. Aroma pepohonan menyegarkan paru-paru. Inilah Curup, kota kecil nan sejuk di dataran tinggi Bengkulu yang pelan-pelan memoles dirinya sebagai surga wisata alami.

Di sini, kamu tidak sekadar melihat keindahan lewat lensa kamera. Kamu akan menyusuri tempat-tempat dengan napas lokal yang masih kuat. Dari pemandian air panas dengan cerita legenda, bukit sunyi untuk berkemah, air terjun tinggi yang mendebarkan, hingga hutan bambu yang menenangkan jiwa. Curup bukan untuk sekadar berfoto, tapi untuk mengalami.

Pada Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong memperkenalkan lima destinasi baru sebagai bagian dari pengembangan wisata berkelanjutan. Dikelola bersama komunitas lokal dan tanpa menggunakan dana APBD, semua titik wisata ini dikembangkan dengan prinsip konservasi, kearifan lokal, dan kenyamanan alami.

Bukit Basah sebagai Camping Ground Kekinian

Bukit Basah terletak di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara. Dengan ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut, puncaknya menyuguhkan panorama Kota Curup hingga garis pantai Bengkulu di kejauhan. Saat matahari terbit atau tenggelam, warna langit dan lanskapnya berubah menjadi lukisan hidup.

Bukit ini kini dijadikan camping ground. Aksesnya perlahan diperbaiki dan sudah tersedia jalur trekking ringan serta area tenda. Warga sekitar berperan aktif dalam pengembangan lokasi, bahkan menjadi pemandu lokal bagi wisatawan. Di malam hari, suara serangga dan cahaya api unggun menjadi peneman tidurmu yang tenang di pelukan alam.

Air Terjun Curup Lekat dan Petualangan Menantang

Terletak di Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, Air Terjun Curup Lekat memiliki ketinggian sekitar 25 meter. Debit airnya deras dan jernih, dikelilingi tebing batu yang masih alami. Kini, air terjun ini dikembangkan sebagai spot canyoning dan panjat tebing bagi pencinta olahraga ekstrem.

Masyarakat setempat membuka jalur menuju base camp dengan tetap menjaga kelestarian vegetasi. Setiap pengunjung akan dibekali safety briefing dan bisa memilih paket canyoning bersama pemandu profesional. Aktivitas ini menjadi cara baru untuk menikmati Curup tidak hanya dari keindahan, tapi juga dari sisi tantangan.

Danau Bermani dengan Rakit Tradisional dan Kano

Danau Bermani berlokasi di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara. Tidak seperti danau wisata pada umumnya, Danau Bermani menolak kebisingan mesin. Di sini kamu bisa menyewa rakit tradisional atau kano, lalu menyusuri danau perlahan sambil menikmati suara alam dan bayangan pepohonan yang jatuh di permukaan air.

Warga desa mengelola danau ini secara mandiri. Tersedia area santai, warung makanan ringan, dan titik kumpul komunitas. Ideal untuk keluarga, kegiatan komunitas, bahkan sesi foto prewedding yang ingin menghadirkan suasana tenang dan alami.

Hutan Bambu Air Lanang yang Damai dan Estetis

Hutan Bambu Air Lanang berada di Kecamatan Curup Selatan. Deretan bambu menjulang membentuk lorong alami yang tidak hanya cantik untuk difoto, tetapi juga membawa efek menenangkan secara psikologis. Ini adalah destinasi sempurna untuk kamu yang ingin menyepi, membaca, atau sekadar duduk tenang mendengar desir angin.

Masyarakat lokal membangun jalan setapak dan titik istirahat sederhana. Tidak ada bangunan besar atau suara bising, hanya kamu dan alam. Konsep wisata ini sangat cocok untuk ekowisata atau wisata mindfulness yang kini semakin digemari.

Arung Jeram Sungai Kelingi untuk Penikmat Adrenalin

Mengalir deras di Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang, Sungai Kelingi kini dijadikan lokasi arung jeram profesional. Arusnya bervariasi, mulai dari level santai untuk keluarga hingga jalur menantang bagi mereka yang sudah berpengalaman.

Panorama sekitarnya masih hijau dan alami. Masyarakat lokal telah terlatih menjadi pendamping arung jeram dengan standar keselamatan yang baik. Wisata ini menjadi kombinasi antara petualangan dan konservasi, di mana keseruan bisa berjalan berdampingan dengan pelestarian alam.

Nuansa Klasik Curup yang Tetap Memikat

Selain lima destinasi baru tadi, Curup tetap menyimpan pesona lama yang tak pernah kehilangan daya tarik. Pemandian Suban Air Panas di Kelurahan Cawang Baru menawarkan sensasi relaksasi alami dengan air belerang hangat dan batu megalitikum misterius. Tebing Suban di Talang Ulu menghadirkan pemandangan malam Kota Curup dari ketinggian, dihiasi lampu-lampu kota yang gemerlap.

Ada juga Danau Mas Harun Bastari di Desa Karang Jaya, tempat sempurna untuk naik perahu atau flying fox, dan Taman Bunga D’Syandana 88 di Desa Sumber Bening, destinasi bertema Jepang Korea yang cocok untuk healing atau sesi foto penuh warna.

Masing-masing lokasi terus dikembangkan tanpa mengubah nilai lokal yang membuatnya istimewa. Fasilitas makin lengkap, akses makin mudah, tapi tetap ada sentuhan alami dan keramahan warga yang menjadikan Curup terasa seperti rumah kedua.

Curup bukan hanya tempat wisata. Ia adalah pengalaman. Kota ini mengajakmu untuk menghirup udara segar yang belum tercemar, menyentuh air yang langsung dari mata alam, dan berbincang dengan warga yang bangga menjaga tanah mereka.

Jika kamu mencari liburan dengan makna, jauh dari keramaian kota dan penuh nilai kehidupan, Curup adalah jawabannya. Bukan sekadar untuk dikunjungi, tapi untuk dikenang. *** (Gilang)

×
Berita Terbaru Update