-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

3 Tips Kemenkes untuk Dapatkan Tubuh Ideal Tanpa Obat Pelangsing, Lebih Aman dan Sehat!

Minggu, 24 Agustus 2025 | Agustus 24, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-25T02:00:55Z

- Makanan cepat saji, jajanan pasar malam, dan minuman manis di kafe semakin menggugah selera. Namun, terlalu sering mengonsumsi makanan tidak sehat ini sering kali membuat seseorang hilang kontrol dalam menjaga pola makan seimbang.

Di sisi lain, paparan konten media sosial yang menampilkan standar tubuh ideal membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Hal inilah yang membuat sebagian orang berada di posisi yang sulit, di antara sulitnya menahan godaan untuk jajan dan keinginan untuk langsing. Alhasil, sebagian orang memilih jalan instan dengan mengonsumsi obat pelangsing dengan harapan mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan dengan cepat.

Banyak orang juga yang asal memilih obat dan tidak mengecek lagi kandungan di dalamnya. Padahal, penggunaan obat pelangsing sembarangan justru dapat membahayakan kesehatan, apalagi jika obat tersebut tidak memiliki izin edar yang jelas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Walaupun beberapa obat memang dapat menahan nafsu makan, namun tetap ada beberapa yang meninggalkan efek samping. Menurut dr. Nadia Octavia dari Klikdokter , obat pelangsing dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan cara kerjanya, yaitu menahan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan mengurangi penyerapan lemak. Efek sampingnya juga berbeda, tergantung jenis obatnya.

1. Efek samping obat pelangsing penahan nafsu makan

  • Menimbulkan rasa gelisah dan mudah cemas.
  • Jantung berdebar-debar tidak normal.
  • Tekanan darah meningkat sehingga berisiko pada kesehatan jantung.

2. Efek samping obat pelangsing yang meningkatkan metabolisme

  • Memicu jantung berdebar cepat dan tidak stabil.
  • Menyebabkan tekanan darah tinggi.
  • Membuat cemas dan sulit tenang.

3. Efek samping obat pelangsing yang mengurangi penyerapan lemak

  • Menimbulkan gatal-gatal pada tubuh.
  • Menurunkan nafsu makan secara tidak wajar.
  • Menyebabkan mata dan kulit menguning, ini menunjukkan adanya gangguan fungsi hati.
  • Mengubah warna feses.
  • Membuat warna urine tampak kecoklatan.

Efek samping dari obat-obat pelangsing ini tidak dapat dianggap sepele, apalagi jika penggunaannya tidak dilakukan dengan pemahaman yang baik dan tanpa pemantauan medis profesional. Alih-alih memberikan hasil yang diharapkan, banyak produk obat pelangsing justru memicu gangguan metabolik, kerusakan organ vital, dan efek samping lain yang tidak terduga.

Sayangnya, godaan untuk mendapatkan tubuh ideal secara instan sering kali membuat seseorang mengabaikan aspek keamanan. Untuk mencegah risiko tersebut, diperlukan kesadaran diri untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk yang akan masuk ke dalam tubuh. Jika tetap ingin mengonsumsi obat pelangsing, pastikan produk tersebut terdaftar resmi di BPOM dan dikonsumsi sesuai aturan.

Sebagai alternatif yang lebih aman, Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa menjaga berat badan ideal sebenarnya dapat dilakukan dengan pola hidup sehat.

Berikut beberapa langkah mudah yang bisa diterapkan sehari-hari, dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id.

1. Kurangi Camilan Tinggi Garam, Gula, dan Lemak

Makanan tinggi gula, garam, dan lemak seperti gorengan, junk food , camilan kemasan, dan minuman manis cepat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan nutrisi yang cukup. Makanan ini juga juga cenderung tidak membuat kenyang yang membuat kita makan lebih dari takaran sajinya. Mengurangi konsumsi makanan tersebut dapat mencegah penumpukan lemak berlebihan. Sebagai gantinya bisa dengan memperbanyak makan buah dan sayur yang kaya serat, vitamin, dan mineral untuk mendapatkan rasa kenyang yang lama.

2. Lakukan Aktivitas Fisik 30 Menit Setiap Hari

Rutin bergerak meskipun hanya dengan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau bersepeda dapat membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu, rutin melakukan aktivitas fisik juga dapat menjaga kesehatan jantung, otot, dan tulang yang membantu energi tetap stabil sepanjang hari. Jika rutinitas ini dilakukan konsisten selama 30 menit setiap harinya, ini akan berdampak besar untuk mengontrol berat badan.

3. Istirahat yang Cukup

Normalnya kita memerlukan 7-9 jam untuk tidur setiap malamnya, karena tidur berperan penting untuk menjaga keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan. Kurang tidur dapat memicu rasa lapar berlebihan dan meningkatkan kemungkinan seseorang mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Selain itu, tidur yang cukup dapat memperkuat daya tahan tubuh kita dan membantu tubuh pulih dari aktivitas fisik.

Meskipun obat pelangsing menawarkan hasil yang tampak menjanjikan, bahaya kesehatan di masa depan tidak bisa diabaikan. Kesadaran dan konsistensi adalah kunci utama untuk hidup sehat dan mendapatkan bentuk tubuh ideal. Daripada mengambil risiko merugikan, lebih baik mulai menerapkan pola hidup sehat sejak sekarang.

×
Berita Terbaru Update