-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

World Ranger Day 31 Juli: Peringatan untuk Penjaga Hutan Sedunia,Sejarah awal mula IRF

Rabu, 30 Juli 2025 | Juli 30, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-01T06:50:19Z

World Ranger Day 31 Juli 2025: Rayakan para penjaga hutan dunia dengan mengenal sejarah IRF dan perjuangan mereka melindungi alam

TRIBUNSTYLE.COM - World Ranger Day yang diperingati setiap 31 Juli menjadi momen penting untuk menghormati para penjaga hutan di seluruh dunia yang berjuang melindungi alam dan keanekaragaman hayati.

Pada tahun 2025, peringatan ini kembali mengajak kita mengenang sejarah International Ranger Federation (IRF), organisasi global yang mewakili para ranger dalam melindungi kawasan konservasi dan taman nasional.

Sejak berdirinya IRF, para ranger telah menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari konflik dengan pembalak liar hingga risiko bahaya dari aktivitas ilegal di hutan.

Melalui World Ranger Day, kita diajak untuk mengapresiasi dedikasi mereka yang tanpa lelah menjaga ekosistem, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan demi generasi mendatang.

Sejarah Hari Penjaga Hutan Sedunia

Hari Penjaga Hutan Sedunia pertama kali diperingati pada 31 Juli 2007.

Momen ini sekaligus menandai peringatan ke-15 tahun berdirinya International Ranger Federation (IRF), sebuah organisasi global yang didirikan pada tahun 1992.

IRF adalah organisasi yang dibentuk untuk mendukung, mewakili dan menghubungkan para penjaga hutan di seluruh dunia.

Hari Penjaga Hutan Sedunia juga sebagai hari penghormatan terhadap para penjaga hutan yang gugur dalam tugas serta mereka.

Para penjaga hutan ini terus mengabdikan diri menjaga kawasan lindung, taman nasional, dan cagar alam dari berbagai ancaman seperti perburuan liar, perusakan hutan, penambangan ilegal, perdagangan satwa liar dan kebakaran hutan.

Penjaga hutan berperan penting dalam melindungi kawasan konservasi, mencegah aktivitas ilegal, dan menjaga keanekaragaman hayati.

Di Indonesia, penjaga hutan disebut juga Polhut (Polisi Kehutanan) atau Ranger Konservasi.

Mereka bekerja di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) konservasi.

Polhut merupakan salah satu dari sekian banyak jabatan fungsional yang ada di Kementerian LHK, yang bertugas sebagai garda terdepan dalam perlindungan dan pengamanan hutan.

Sedangkan Ranger Konservasi adalah istilah yang lebih umum digunakan untuk merujuk pada petugas lapangan yang bekerja dalam upaya konservasi hutan dan satwa liar, termasuk yang bekerja di bawah LSM.

Memperingati Hari Penjaga Hutan Sedunia pada 31 Juli dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik secara individu, komunitas, sekolah, maupun lembaga konservasi.

Tujuannya adalah untuk menghormati peran para penjaga hutan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hutan dan keanekaragaman hayati.

Masyarakat bisa ikut memperingati Hari Penjaga Hutan Sedunia dengan berbagai cara seperti kampanye lewat media sosial tentang pentingnya peran penjaga hutan, hingga aksi tanam pohon.

Hari Penjaga Hutan Sedunia bukan sekadar peringatan, tapi panggilan moral untuk menghargai mereka yang berada di garis depan perlindungan alam.

Dukungan sekecil apa pun adalah bentuk penghormatan terhadap tugas-tugas mereka.

( TribunStyle.com/ Devhano Dwi Daksana/ TribunBanten.com )

×
Berita Terbaru Update