Petarung kelas welter, Stephen Thompson merasa jagoan-jagoan UFC lain harusnya kesal dengan wacana duel Islam Makhachev.
Rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov itu digadang-gadang akan menjalani duel perebutan sabuk kelas welter.
Artinya, dia bakal menghadapi Jack Della Maddalena yang baru saja berkuasa.
Kondisi ini mendapatkan sorotan tajam dari Thompson.
Dia merasa jagoan-jagoan kelas welter, khususnya penghuni peringkat lima besar harusnya sangat kesal.
Menurutnya, petarung top 5 itu lebih layak mendapatkan duel perebutan gelar ketimbang Makhachev.
Omongan dari Thompson tersebut bisa dibilang cukup logis.
Saat ini, kelas welter punya jagoan-jagoan potensial penghuni ranking lima besar seperti, Shavkat Rakhmonov dan Sean Brady.
Di sisi lain, Makhachev merupakan pendatang baru di kelas welter karena dia baru saja meninggalkan kelas ringan.
Namun, UFC sendiri membuka jalan selebar-lebarnya untuk hal itu terjadi.
Belum lama ini, mantan juara kelas bulu, Ilia Topuria juga bak mendapatkan privilese.
Topuria bisa menyerobot antrean untuk memperebutkan sabuk kelas ringan peninggalan Makhachev.
"Andai saya berada di posisi lima besar, saya akan marah saat orang yang baru saja juara malah melihat petarung lain yang baru bergeser kelas," ujarnya, dilansir dari Championat.com.
"Kalau saya berada di posisi lima besar, saya lebih layak dapat duel perebutan gelar ketimbang jagoan yang baru saja pindah kelas," tambah Thompson.
Kendati belum diresmikan UFC, pihak Makhachev yakin akan mendapatkan duel lawan Della Maddalena.
Manajernya, Ali Abdelaziz bahkan sudah memberikan kode mengani tempat pertarungan bakal diselenggarakan.
"Duel itu takkan digelar di Abu Dhabi," tegasnya.
"Islam Makhachev tidak tampil di sana..."
"Bentrokan tersebut manggung di Amerika Serikat, panggung yang megah."
"Salah satu tempat duel paling megah di dunia," tutup Abdealziz.
Terlepas dari hal itu, Thompson juga salah satu dari penghuni kelas welter.
Jagoan berjulukan Si Bocah Ajaib tersebut kini menduduki peringkat ke-12.
Akhir pekan nanti yakni di UFC Nashville (1376/2025), dia dijadwalkan melawan Gabriel Bonfim.