– Juru taktik Newcastle United Eddie Howe buka suara soal situasi transfer Alexander Isak setelah sang striker baru-baru ini menyatakan keinginannya untuk meninggalkan St James's Park. Dia menegaskan bahwa hasil akhir harus tepat untuk tim.
Isak telah memberi tahu The Magpies tentang keinginannya untuk memulai tantangan baru, menolak kesempatan untuk memperpanjang kontrak bersama Newcastle demi memfasilitasi transfer ke salah satu klub elit Eropa.
Ketidakhadirannya dalam skuad tur disebabkan oleh cedera. Tetapi rumor kepergiannya kian kencang menghiasi berita utama media-media Inggris.
"Tentu saja ada hal-hal yang terjadi di balik layar," buka Howe menjelang pertandingan persahabatan Newcastle melawan Arsenal di Singapura.
"(Isak) akan menyadari bahwa ia menjadi berita setiap hari dan saya yakin itu tidak mudah bagi siapa pun dalam situasi seperti itu. Percakapan yang terjadi dengannya dan klub, atau dia dan saya sendiri, akan tetap bersifat pribadi karena alasan yang jelas," sambung dia.
"Kami memang memiliki hubungan yang baik. Dia telah bermain luar biasa bagi kami sejak bergabung. Dia sangat populer di ruang ganti. Kami ingin dia melanjutkan perjalanannya di Newcastle. Meskipun, apa pun yang terjadi harus tepat untuk tim," ungkap Howe.
Arsenal dan Liverpool paling erat dikaitkan untuk mendatangkan penyerang berusia 25 tahun tersebut. Meskipun The Reds telah memutuskan untuk mengontrak striker Prancis Hugo Ekitike musim panas ini diyakini mereka masih tertarik pada Isak.
Sementara kesepakatan Arsenal dengan striker Sporting CP Viktor Gyokeres telah membuat mereka tersingkir dari persaingan untuk mendapatkan tanda tangan pesepak bola berkebangsaan Swedia tersebut. Liverpool dikabarkan menjadi tujuan pilihan sang penyerang.
Pakar transfer dunia Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa The Reds adalah satu-satunya klub yang masih dalam pembicaraan konkret untuk jasanya. Dalam laporan salah satu jurnalis Italia baru-baru ini menepis kemungkinan Alexander Isak pindah ke Al Hilal.
Isak ingin tetap di Eropa setelah mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Liga Inggris musim lalu. Newcastle sebelumnya telah mematok harga hingga GBP 150 juta untuk aset paling berharga mereka, sementara Liverpool telah memberi tawaran sebesar GBP 120 juta yang ditolak secara instan oleh The Magpies .
Setelah permintaan transfer Isak, Newcastle kemungkinan besar harus menerima tawaran di bawah harga yang diminta semula karena dianggap terlalu mahal.