, BANYUANGI - Korban meninggal kedelapan tragedi KMP Tunu Pratama Jaya berhasil diidentifikasi atas nama Daniar Nadif Inzaqi (21), warga Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Tim SAR Gabungan telah mengumumkan, Daniar adalah korban KMP Tunu Pratama Jaya sebagai pengguna jasa kapal.
Namun, namanya tak tertera pada data 53 penumpang dalam manifes.
Terkait hal itu, Deputi Operasi Pencarian, Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyatno menjelaskan, tim SAR gabungan akan mencocokkan seluruh data yang diterima dari keluarga yang telah dihimpun oleh DVI.
"Ini rekan-rekan SRU Darat sedang mengumpulkan data Ante Mortem sebanyak mungkin. Sehingga kecocokan dari data ante mortem yang ada ini di kelompok akan coba," kata Eko, dalam jumpa pers, Senin (7/7/2025) malam.
Eko menjelaskan, tugas utama tim SAR gabungan saat ini adalah mencari, menolong, dan mengevakuasi korban.
"Karena sudah tidak bisa terselamatkan. Fase golden time sudah tidak dipenuhi. Jadi tugas kita sekarang mengevakuasi dan mengidentifikasi," ujarnya.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih mencatatkan jumlah korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya sebanyak 65 orang.
Mereka terdiri atas 53 penumpang yang terdata dalam manifes dan 12 kru kapal.
Sementara rincian korban ditemukan sebanyak 38 orang. Rinciannya 30 korban selamat dan delapan meninggal.
Meski demikian, jika dicocokan berdasarkan nama yang tertera dalam daftar korban selamat-meninggal dan manifes, terdapat beberapa perbedaan.
Ada beberapa korban yang sedari awal namanya tak tercatat dalam manifes.
BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS