-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Komponen Ini Jadi Penyebab Tuas Transmisi Mobil Manual Bergetar!

Senin, 21 Juli 2025 | Juli 21, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-22T04:35:57Z
Komponen Ini Jadi Penyebab Tuas Transmisi Mobil Manual Bergetar!

Komponen Ini Jadi Penyebab Tuas Transmisi Mobil Manual Bergetar!

Tuas transmisi mobil bergetar bisa disebabkan mounting aus, gearbox longgar, atau as kopel tak seimbang, segera cek untuk hindari kerusakan.

/ Tips & Trick

Fahmy Fauzy Muhammad July 21st, 5:00 PM July 21st, 5:00 PM

Gejala tuas transmisi mobil yang terasa bergetar saat mesin menyala atau ketika mobil melaju sebenarnya bukan hal sepele.

Masalah ini kerap muncul secara perlahan dan bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada bagian penopang mesin atau transmisi.

Getaran tersebut biasanya berasal dari komponen mounting yang mulai aus atau rusak.

"Kalau tuas transmisinya terasa bergetar, bisa jadi karena mounting mesin atau transmisi bermasalah," jelas Alif Helmi dari bengkel Rama Teknik.

"Biasanya getaran itu muncul karena karet mounting sudah getas atau pecah," tambahnya.

Fungsi utama mounting adalah menyerap getaran dari mesin agar tidak langsung terasa di dalam kabin.

Namun jika mounting sudah tidak elastis atau pecah, maka getaran dari mesin akan langsung menjalar ke tuas transmisi dan area sekitarnya.

Menurut Rony Rahmat dari bengkel Berkah, dudukan gearbox yang longgar atau aus juga bisa menimbulkan getaran serupa.

"Selain mounting, bisa juga ada ketidakseimbangan di as kopel atau komponen rotating," ujarnya.

Jika dibiarkan, getaran ini bukan hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tapi juga bisa merusak komponen lain secara perlahan.

Pengecekan mounting sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama jika mobil sudah berumur di atas lima tahun.

Biaya penggantian mounting pun relatif terjangkau dibanding risiko kerusakan lanjutan yang bisa muncul.

Segera periksakan ke bengkel jika merasakan getaran tidak biasa pada tuas transmisi agar tidak berdampak lebih parah.

Copyright 2025

Related Article

×
Berita Terbaru Update