Mantan petarung, Khabib Nurmagomedov, membeberkan pandangannya jika rekan dekatnya Islam Makhachev mampu merajai kelas welter UFC.
Islam Makhachev masih menikmati hari-harinya sebagai penguasa kelas ringan UFC dengan rentetan penantang potensial sudah berhasil dikalahkan.
Tak ayal, pria berpaspos Rusia tersebut sudah menegaskan tekadnya mencari tantangan baru dengan mengincar takhta tertinggi di kelas welter.
Berstatus sebagai pemegang sabuk juara kelas ringan UFC, membuat Makhachev memiliki langkah yang leluasa untuk menggapai ambisinya tersebut.
Isyarat lampu hijau untuk menantang Jack Della Maddalena yang kini memegang sabuk juara kelas welter UFC pun sudah didapatkan Makhachev.
Jika berhasil, sahabat sekaligus murid Khabib Nurmagomedov itu berpeluang menjadi jagoan UFC terbaru yang bisa merajai dua kelas tarung berbeda.
Langkah ke depan pun sudah dirancang jika Makhachev bisa mengalahkan Maddalena di arena oktagon oleh Khabib Nurmagomedov sebagai mentornya.
The Eagle bahkan sudah menyiapkan setidaknya tiga nama lawan yang bisa dihadapi Makhachev untuk mempertahankan gelarnya di kelas welter.
Nama Ian Machado Garry menjadi nama pertama yang disebut oleh Nurmagomedov lalu disusul dengan Shavkat Rakhmonov yang juga memiliki potensi.
Selain itu, dia juga menilai Kamaru Usman masih layak menjadi salah satu calon lawan Makhachev jika berhasil merebut sabuk juara kelas welter.
The Nigerian Nightmare saat ini memang telah kehilangan sedikit pamornya di kelas welter usai kehilangan gelarnya untuk pertama kali pada 2022.
Usman harus merasakan pahitnya kehilangan mahkota juara usai kalah dari Leon Edwards melalui KO pada ronde kelima dalam hajatan UFC 278.
Usai kembali kalah dalam laga rematch melawan Edwards, Usman pun sempat mengembara ke kelas menengah UFC dengan menghadapi Khamzat Chimaev.
Usman pun meradang dan mencatatkan tiga kekalahan beruntun usai pertarungannya melawan Chimaev pada UFC 294 yang berakhir dengan Majority Decision.
Bayang-bayang buruk tersebut mulai reda saat Usman kembali ke kelas welter dan meraih kemenangan atas Joaquin Buckley.
Bagi Khabib sendiri, Usman menjadi nama terdepan bersama Shavkat Rakhmonov untuk menjadi lawan Makhachev.
"Siapa yang tersisa? Ada Garry (Ian Machado), ada Shavkat (Rakhmonov), ada Kamaru (Usman)," kata Khabib, dilansir dari BJPENN.
"Bayangkan saja (Islam menang), saya pikir Kamaru mungkin muncul, mungkin jadi pilihan, pilihannya cuma Shavkat atau Usman," imbuhnya.