-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Indonesia Teken Kontrak Miliaran Dolar dengan Turki untuk Pembelian 48 Jet Tempur KAAN

Minggu, 27 Juli 2025 | Juli 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-30T02:20:44Z

Indonesia secara resmi menandatangani perjanjian ekspor dengan Turki untuk pengadaan 48 unit jet tempur generasi kelima KAAN, yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).

Penandatanganan kontrak dilakukan selama pameran pertahanan IDEF25 yang berlangsung di Istanbul, dan merupakan kontrak ekspor terbesar dalam sejarah industri pertahanan Turki.

Informasi tersebut dilaporkan oleh media spesialis TurDef , yang mengonfirmasi bahwa semua formalitas yang diperlukan untuk ekspor jet tempur ke Indonesia telah diselesaikan dengan penandatanganan kontrak.

+ Tailandia menerjunkan kendaraan lapis baja Ukraina BTR-3E1 di perbatasan dengan Kamboja

Kemitraan Industri Strategis

Sebelum kontrak final, nota kesepahaman telah ditandatangani pada bulan Juni selama pameran “Indo Defense 2025”, yang mencakup rencana pengiriman 48 jet tempur dan partisipasi perusahaan lokal dalam proses produksi.

Di Indonesia, di mana TAI sudah mengoperasikan kantor, fasilitas baru akan dibangun untuk mempercepat proses “lokalisasi” produksi. Sebagai bagian dari kemitraan ini, TAI telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan Indonesia PT Republik Aero Dirgantara dan PT Dirgantara Indonesia untuk kerja sama dalam bidang rekayasa manufaktur dan transfer teknologi.

Menurut nota kesepahaman tersebut, pengiriman jet tempur akan dilakukan selama 120 bulan (10 tahun), dengan nilai proyek melebihi US$ 10 miliar .

KAAN: Jet Tempur Generasi Kelima dari Turki

KAAN, sebelumnya dikenal sebagai MMU (Milli Muharip Uçak) atau TF-X, secara resmi diberi nama pada 1 Mei 2023. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan pesawat dengan jejak radar rendah, kemampuan manuver tinggi, dan sistem canggih termasuk radar onboard dan sensor optoelektronik.

Penerbangan perdana prototipe dilakukan pada Februari 2024 , setelah uji darat dimulai pada Maret 2023. Pesawat ini lepas landas didampingi oleh F-16D Angkatan Udara Turki dan berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya, mendarat dengan bantuan parasut rem.

Hingga akhir 2026, direncanakan tiga prototipe MMU Block akan diproduksi, serta satu prototipe Block I hingga tahun 2029. KAAN dipandang sebagai pengganti potensial F-16 yang saat ini digunakan oleh Angkatan Udara Turki.

Turki Memperkuat Ekspor Pesawat Tempur

Kontrak dengan Indonesia memperkuat posisi Turki sebagai eksportir baru di sektor pertahanan. Baru-baru ini, Spanyol juga menandatangani kontrak dengan Turki untuk pembelian 30 jet latih HÜRJET untuk angkatan udaranya, menunjukkan meningkatnya minat internasional terhadap teknologi yang dikembangkan oleh TAI.

Sumber: TurDef | Militarnyi | X @SavunmaSanayii. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

×
Berita Terbaru Update