-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

First Drive Mitsubishi Destinator: Mesin Jempolan, Siap Libas Segala Medan

Minggu, 20 Juli 2025 | Juli 20, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-21T04:35:54Z

.CO.ID, JAKARTA -- Mitsubishi Motors pada Kamis (17/7/2025) lalu meluncurkan secara global produk terbarunya All New Destinator. Hadir sebagai mobil konsep dengan nama DST di Philippine International Motor Show pada akhir Oktober 2024, Destinator justru diperkenalkan kepada dunia dari Jakarta.

Peluncuran Detsinator ini mendapatkan sambutan hangat. Menurut pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI), engagement di media sosial mencapai 38 juta setelah peluncuran Destinator tersebut.

SUV premium tujuh penumpang ini diperuntukkan bagi keluarga yang ingin naik kelas. Destinator menambah line up mobil keluarga tujuh penumpang Mitsubishi yang sasarannya adalah segmen di antara Xpander dan Pajero.

Seperti dikatakan oleh Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI), Atsushi Kurita dalam acara Media First Drive Mitsubshi All New Destinator, di Sirkuit Sentul, Bogor, Sabtu (19/7/2025) lalu,"Destinator adalah upgrade untuk keluarga yang membutuhkan kendaraan tujuh penumpang dengan desain yang modern dan premium.”

Ia mengatakan, dalam rangka perayaan 55 tahun Mitsubishi Motors di Indonesia, Destinator diperkenalkan sebagai sebuah simbol komitmen berkelanjutan untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia dan memberdayakan setiap perjalanan mereka.

"Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New Premium Family SUV ini lebih dari sekadar produk baru, melainkan wujud nyata dari upaya kami dalam memahami dan memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia yang terus berkembang," kata dia.

Sebelum mengumumkan harga resminya saat Gaikindo Indonesia International Auto Show GIIAS dan meluncurkan secara serentak di 10 kota besar di Indonesia, PT MMKSI mengajak para jurnalis otomotif menjajal produk baru mereka ini dalam acara Media First Drive Mitsubshi All New Destinator.

ikut dalam kegiatan batch pertama pada Sabtu (19/7/2025) yang diikuti oleh 30 wartawan dari berbagai media nasional. Perjalanan dimulai dari kantor pusat MMKSI di Pulo Mas, Jakarta Timur, menuju Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, dengan pit stop di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara.

Konvoi terdiri dari 10 unit kendaraan, masing-masing diisi oleh empat orang peserta. Satu pendamping dari pihak MMKSI menjadi pemandu, menjelaskan secara detail seluruh fitur yang ada di Destinator.

Perjalanan dari Pulo Mas menuju PIK mengambil rute Jalan Letjen Suparpto Cempaka Putih, mengarah ke Jalan Medan Merdeka, melewati Sarinah di MH Thamrin, kemudian masuk tol dalam kota dari Jalan Jenderal Sudirman.

Rute pertama ini, duduk di baris kedua mobil Mitsubishi Destinator tipe Ultimate ini. Kami merasakan rasa jok yang menggunakan kulit sintetis dengan pori-pori di bagian punggungnya. Ruang kaki baris kedua lega, terlebih lagi ruang kepala.

Ada dua meja lipat yang dipasang di bagian belakang dua kursi depan agar bisa digunakan oleh penumpang baris kedua. Selain bisa dipakai untuk makan, meja ini juga bisa dipergunakan untuk bekerja dengan laptop atau melakukan panggilan tanpa memegang telepon. Sebab, ada alur yang diperuntukkan untuk menyangga ponsel agar bisa berdiri. Di meja lipat ini juga tersedia tempat menyimpan botol atau gelas minuman. Di baris kursi kedua dan ketiga sama-sama memiliki akses USB tipe A dan tipe C.

Terdapat sunroof yang memberikan kesan yang lapang di dalam kabin. Selain tombol kontrol di dekat lampu kabin depan, pengaturan sunroof bisa dilakukan melalui sistem Smartphone-link Display Audio (SDA).

Selain itu, kendaraan ini juga sudah dibekali dengan panel instrumen yang telah mengintegrasikan SDA dan layar pengemudi ke dalam satu panel besar dengan tampilan monolitik. Sistem SDA berukuran 12,3 inci yang tertanam pada Destinator, menjadikan kendaraan ini memiliki layar yang terbesar di kelasnya.

Layar tersebut juga dapat dijadikan pusat pengendali untuk mengatur fitur-fitur yang ada, seperti panoramic sunroof, ambient lighting, dan fungsi konektivitas.

Sementara itu, layar pengemudi digital 8 inci menawarkan informasi penting dengan jelas, termasuk notifikasi pop-up untuk mode berkendara yang dipilih, sehingga memudahkan pengemudi untuk beralih mode.

Dalam menikmati sajian musik, Destinator juga menghadirkan pilihan sound terbaik delapan speaker Yamaha di tipe tertinggi dan terbatas Ultimate Premium. Suaranya bulat dan jernih, seperti mengepung ruang kabin.

Secara keseluruhan, duduk di baris kedua dalam perjalanan menuju PIK melewati jalanan kota serta tol cukup nyaman. Seperti klaim pihak MMKSI, setelan suspensi diupayakan bisa memenuhi aspek keselamatan dan kenyamanan.

Saat memasuki PIK, ada sedikit ayunan ketika melewati jalan paving blok yang tidak rata. Selain permukaan yang tak beraturan, pengaruh ground clearance setinggi 244 mm kemungkinan juga jadi penyebabnya.

Setelah beristirahat sebentar di PIK, kami melanjutkan perjalanan ke Sirkuit Sentul. Giliran duduk di belakang setir, mengemudikan mobil melewati Tol Cijago.

Selama perjalanan di tol, performa mesin turbo 4B40 1,5 liter Destinator membuat akselerasi sangat mudah, baik saat stop and go maupun menyalip. Dari lima mode berkendara yang dimiliki destinator, mencoba mode Normal dan Tarmac. Perbedaannya signifikan. Tarmac merupakan mode yang dihadirkan untuk performa mesin maksimal di jalanan aspal. Sementara mode lainnya bisa digunakan tergantung kondisi jalan yang hendak dilalui

"Di mode Tarmac, semuanya lebih agresif. Engine map-nya boost -nya lebih gede , reaksi throttle -nya juga lebih cepat. Kita kalau dalam mode ini kesannya seperti ngajak ngebut terus," kata Rifat Sungkar, brand ambassador Mitsubishi.

Performanya masih bisa ditingkatkan jika mengatifkan mode Sport dengan menekan tombol D-Sport (DS) di tuas transmisi. Ketika DS aktif, mode ini akan membuat putaran mesin tertahan di angka tertentu dan langsung siap berakselerasi ketika pedal gas diinjak sehingga mobil makin bertenaga dan responsif.

"Performa tertinggi di pengaturan ini, tapi konsumsi bahan bakar juga makin tinggi," ujar Rifat.

Selain mesin turbo dan mode berkendara, Destinator punya teknologi lanjutan Mitsubishi bernama Active Yaw Control (AYC), yang membantu kontrol traksi meningkatkan stabilitas saat menikung. Kontrol traksi mencegah selip, sementara AYC membuatnya semakin stabil dengan bantuan sensor.

Sejumlah fitur Diamond Sense, ADAS-nya Mitsubishi juga membantu kami. Terutama Blind Spot Warning saat hendak berpindah jalur di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

Mobil yang memiliki dimensi 4.680 mm x 1.840 mm x 1.780 mm serta wheelbase 2.815 mm ini cukup lincah diajak bermanuver, meliuk-liuk, atau gaspol mengambil rute panjang. Padahal ada bobot mobil seberat 1.495 kg yang harus dibawa. Ban berukuran 225/55 R18 juga mendukung stabilitas.

Di Sirkuit Sentul, kami berkesempatan menjajal mode berkendara lainnya. Awalnya, kami melewati tenda gelap untuk melihat ambience light Destinator yang bisa diubah menjadi 64 warna pencahayaan. Kemudian melewati speed bump untuk mencoba suspensi sebelum berbaris menjajal trek lurus dengan kecepatan tinggi menggunakan dua mode berbeda, Normal dan Tarmac.

Berikutnya slalom melewati lintasan basah dengan mode Wet. Terakhir, kembali mengemudikan mobil secara zigzag di lintasan kering dengan mode Normal. Mode Gravel dan Mud tidak kami gunakan.

Setelah itu, kami melewati jalur yang sama untuk kembali ke pit area. Kontrol traksi, bantuan fitur AYC, serta pilihan mode berkendara yang sesuai, membuat Destinator layak diacungi jempol setelah mengikuti tes di sirkuit ini.

Tes-tes ini sedikit memberikan gambaran kemampuan Destinator menghadapi kondisi jalanan berbeda di Indonesia, misalnya saat hujan. "Makanya di mode Wet dan Mud misalnya, mobilnya akan bereaksi lambat. Nggak ada gunanya mobil bisa belok cepat tapi bawahnya basah, pasti bisa kepleset. Mode Wet dan Mud ini akan menahan mobilnya 'ini nggak pantas kecepatannya, pelanin dikit ya' ibaratnya seperti itu," jelasnya.

Destinator bisa melibas segala medan, termasuk tanjakan di daerah pegunungan. Menurut Rifat, tenaga 163 hp yang dimiliki mobil ini cukup besar untuk melibas tanjakan di pegunungan. "Tidak ada masalah," ucapnya.

Rifat justru menitikberatkan fokus keselamatan saat melewati turunan ketika mengendarai Destinator di daerah pegunungan dengan penumpang penuh. Ia mewanti-wanti agar tidak menambah kecepatan di jalur menurun. Sebab, beban rem jadi makin berat karena faktor bobot kendaraan, berat penumpang, serta faktor kemiringan.

"Jadi jaga kecepatan aman Anda saat menurun. Bisa taruh mode transimisi di Sport atau Low untuk engine break ," ujar Rifat.

Dengan sejumlah keunggulan tersebut, Mitsubishi rasanya cukup pantas mengklaim Destinator siap mengantarkan keluarga Indonesia ke tujuan-tujuan baru dengan rasa aman dan nyaman. SUV ini akan menjadi mobil keluarga yang menyenangkan, terutama untuk pengemudinya.

Untuk harga, peminat Mitsubishi Destinator mesti bersabar menanti pengumuman harga resminya saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang dimulai tengah pekan ini. PT MMKSI juga akan meluncurkan langsung secara bersamaan di 10 kota besar di Indonesia.

×
Berita Terbaru Update