-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cerita Sugawa Korry Mundur dari Bursa Ketua Partai Golkar Bali, Dapat Posisi Baru

Senin, 14 Juli 2025 | Juli 14, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-07-14T14:15:13Z

bali. , DENPASAR - Musda Ke-11 Partai Golkar Bali di The Meru, Sanur, Denpasar, Minggu (13/7) kemarin malam berlangsung menegangkan.

Nyoman Sugawa Korry mendadak mundur dari bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Bali periode 2025-2030.

Di depan peserta musda, politikus asal Buleleng itu mengaku dengan keikhlasan tidak maju kembali sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bali periode kedua.

Anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih alias Demer pun menjadi satu-satunya kandidat ketua dan akhirnya terpilih secara aklamasi di arena Musda Partai Golkar Bali.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan perjalanan Sugawa Korry tidak berhenti seperti ucapannya mati bak Gatot Kaca, melainkan diberikan tugas lain di Jakarta.

“Pak Sugawa Korry menyatakan tidak mencalonkan lagi.

Yang benar sebenarnya Pak Sugawa kami butuhkan tenaganya nanti di kepengurusan DPP Partai Golkar.

Kami membutuhkan orang-orang yang punya pengalaman di daerah untuk mewarnai kepengurusan di pusat,” kata Sarmuji dilansir dari Antara.

Namun, untuk posisinya masih dikonsultasikan lagi.

“Nanti kami konsultasikan kepada ketua umum, tetapi yang jelas ada tugas baru untuk Pak Sugawa Korry.

Nanti itu kan wewenang ketum untuk komposisi kepengurusan di DPP,” ujar Sarmuji.

Dalam Musda ini DPP Partai Golkar menyadari banyak riuh mengenai pencalonan di Bali, diibaratkan perang Bharatayudha pada dialog Arjuna dan Krisna.

Oleh karena itu, Sarmuji ingin kader-kadernya berdialog antar-saudara, melakukan negosiasi bukannya berperang.

Sarmuji menegaskan bahwa Partai Golkar adalah partai yang dewasa dan mengutamakan konsolidasi dan negosiasi dalam menghadapi dinamika.

Wajar tak muncul permasalahan yang mengganggu solidaritas partai.

“Perang Bharatayudha sudah tidak perlu dilanjutkan, karena sudah ada tugas ke Jakarta, ini lah kedewasaan Partai Golkar,“ tutur Sarmuji. (lia/JPNN)

×
Berita Terbaru Update