-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mata Uang Kripto Bisa Dicuri? Begini Cara Mendapat Asuransi

Kamis, 19 Juni 2025 | Juni 19, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-25T07:40:18Z

JURNAL NGAWI - Fenomena Pencurian kripto yang menggabungkan pencurian dunia maya berteknologi tinggi dengan kekerasan kuno rupanya telah terjadi di beberapa negara di seluruh dunia.

Pasalnya, Prancis telah menjadi pusat sejumlah serangan terhadap pengusaha kripto terkemuka dalam beberapa bulan terakhir. Namun, penculikan terkait kripto juga terjadi di negara lain.

Lantas, apa itu mata uang Kripto?

Dilansir JURNAL NGAWI dari laman Aljazeera, Bitcoin  adalah mata uang kripto pertama yang mulai diperdagangkan pada Januari 2009.

Bentuk pertukaran moneter ini memungkinkan orang untuk melewati bank sentral dan metode pembayaran tradisional.

Sekarang, Bitcoin telah menjadi sistem moneter yang berfungsi dan terdesentralisasi, dengan ratusan juta pengguna di seluruh dunia.

Bitcoin pertama kali digunakan dalam transaksi pada tahun 2009, dengan nilai hanya $0,004 per Bitcoin.

Mata uang digital ini dengan cepat memperoleh popularitas yang lebih luas, dan harganya pun melonjak, karena  banyak orang akhirnya menyukainya dengan alasan bahwa uang harus bebas dari campur tangan pemerintah.

Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mencetak beberapa mata uang kripto, yang berarti mata uang kripto tersebut akan dimasukkan ke dalam “Cadangan Strategis Kripto”, yang akan semakin mendongkrak harganya dalam proses tersebut.

Bagaimana awal mula pencurian mata uang Kripto?

Meskipun pencurian mata uang kripto bukanlah hal baru, secara historis pencurian mata uang kripto telah melibatkan peretasan akun digital yang menyimpan mata uang kripto dalam jumlah besar.

Pada tahun 2022, misalnya, pencuri internet mencuri sekitar $570 juta dari Binance, bursa kripto terbesar di dunia.

Namun, seiring Bitcoin dan aset digital lainnya terus meningkat nilainya, para penjahat mengalihkan upaya mereka dari peretasan daring ke pemerasan di dunia nyata, melalui penculikan dan penyiksaan.

Beberapa taipan kripto, banyak di antaranya adalah pria muda, memiliki kebiasaan memamerkan kekayaannya di media sosial atau dengan tampil di konferensi mata uang kripto, yang memungkinkan penjahat mengidentifikasi target dengan mudah.

Apa bisa mendapatkan asuransi terhadap pencurian Kripto?

Ternyata, kamu bisa mendapatkan asuransi dari tragedi penculikan Kripto.

Setidaknya ada tiga perusahaan asuransi yang menyediakan layanan bagi investor mata uang Kripto sedang dalam proses merancang polisi khusus untuk penculikan Kripto, yang disebut polisi penculikan dan tebusan (K&R), berdasarkan laporan oleh NBC News.

Becca Rubenfeld, kepala operasi di AnchorWatch – sebuah perusahaan asuransi kripto yang bertujuan meluncurkan perlindungan K&R akhir tahun ini mengatakan bahwa ketakutan akan kekerasan menjadi pokok pembicaraan utama pada Konferensi Bitcoin tahunan Las Vegas, pada bulan Mei.

Penculikan dan asuransi tebusan bukanlah hal yang jarang terjadi bagi para eksekutif perusahaan ternama.

Oleh karenanya para investor sebaiknya menghindari berbagi rincian kepemilikan kripto secara daring, bahkan dengan teman-teman, dan menggunakan nama samaran dan alamat dompet digital baru untuk setiap transaksi.

Selain itu,  pedagang kripto sebaiknya juga menghindari membuat unggahan di media sosial dengan foto yang diberi tag geografis, terutama yang memperlihatkan diri mengenakan barang mewah, atau mengungkap rencana perjalanan.***

×
Berita Terbaru Update